BANTENRAYA.COM – Film superhero wanita Indonesia, Sri Asih mulai tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia, Kamis, 17 November 2022.
Sri Asih merupakan film hasil karya sutradara Upi. Sutradara perempuan ini sekaligus menjadi penulis naskah film Sri Asih bersama Joko Anwar.
Sri Asih diproduksi oleh Bumilangit Cinematic Universe dan merupakan film superhero keduanya setelah Gundala si manusia petir.
Film Sri Asih mengisahkan seorang gadis bernama Alana (diperankan Pevita Pearce) yang lahir saat terjadi peristiwa meletusnya gunung berapi.
Alana merupakan sosok yang emosional yang sejak lahir diadopsi oleh wanita kaya raya. Kedua orangtuanya terpisah saat peristiwa gunung meletus.
Tidak seperti gadis biasa lainnya, Alana tumbuh dengan fisik yang memiliki kekuatan di atas manusia normal.
Kekuatan tersebut membuat Alana sadar, dirinya bukan manusia biasa. Ada kekuatan super dalam tubuhnya yang didapat dari reinkarnasi dari Dewi Asih.
Kekuatan super yang dimiliki Alana digunakan untuk melindungi orang-orang yang membutuhkan pertolongan termasuk teman-temannya.
Kekuatan tersebut menjadikan Alana sebagai Sri Asih untuk mengusir energi jahat di dunia.
Baca Juga: Sinopsis Preman Pensiun 7 Episode 16B: Kang Mus Kecewa, Yayat dan Agus Serang Parkiran Aos
Namun tahukah anda? Jika sebelum Alana, ada dua sosok yang lebih dulu menjadi Sri Asih. Siapa saja mereka?
Dalam komik Sri Asih karya RA Kosasih yang pertama kali diterbitkan oleh penerbit Melodie di tahun 1954, sosok yang menjadi Sri Asih adalah Nani Wijaya.
Nani Wijaya adalah seorang gadis dari keluarga terpandang. Bekerja sebagai investigator independen.
Baca Juga: Musim Banjir, Waspadai Penyakit Kencing Tikus atau Leptospirosis dan Cara Pencegahannya
Karena kerjaannya itu, Nani Wijaya berkeliling dunia untuk menghentikan aksi para kriminal dan jejaring mafia global.
Nani Wijaya adalah titisan Dewi Asih yang menyandang gelar Sri Asih, Sang Dewi Keadilan.
Sebagai Sri Asih, Nani Wijaya terhubung dengan leluhurnya dan dapat memanifestasikan kekuatan jiwa-jiwa para leluhurnya ke dalam tubuh Sri Asih.
Sosok Sri Asih yang kedua adalah Rengganis atau Ganis. Seorang aktivis sosial dan lingkungan hidup. Memiliki Idealisme dan kegigihannya.
Karakternya membuat Ganis dipandang pantas untuk menjadi penerus Sri Asih setelah Nani Wijaya. ***

















