BANTENRAYA.COM – SMAN 16 Kabupaten Pandeglang menggelar Pesta Demokrasi 2022 di lingkungan sekolah setempat di Desa Kertajaya, Kecanatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.
Chaerul Isman, Wakil Kepala Sekolah SMAN 16 yang juga ketua pelaksana Pesta Demokrasi mengatakan, kegiatan digelar sebagai tema projek sekolah penggerak. “Harapannya siswa mengetahui berdemokrasi yang baik di sekolah misalnya dalam pemilihan ketua OSIS,” katanya.
Layaknya Pemilu, kata Chaerul Isman, Pesta Demokrasi juga dilakukan dengan melaksanakan sejumlah tahapan seperti sosialisasi, kampanye calon, dan pencoblosan.
“Kami juga mengundang KPU Pandeglang untuk memberikan informasi seputar Pemilu. Harapannya agar siswa semakin paham apa itu demokrasi,” jelasnya.
Baca Juga: Trofi Piala Dunia FIFA: Sejarah, Siapa yang Mendesainnya dan Apa Artinya
Ketua KPU Pandeglang Ahmad Sujai mengapresiasi Pesta Demokrasi sekolah. Apalagi kata Sujai, siswa SMA yang berusia 17 tahun sudah memiliki hak pilih. “Pesta Demokrasi dalam pemilihan OSIS jadi miniatur Pemilu. Kami sangat mendukung kegiatan ini,” kata Sujai.
Dalam kesempatan ini, Sujai juga menyampaikan syarat dan tahapan Pemilu pada umumnya. “Mekanisme di Pemilu bisa dipraktikan juga dalam pemilihan OSIS agar demokratis,” pungkasnya.
Salah seorang guru SMAN 16 Pandeglang Gungun Gunawan mengatakan, ada tiga paslon ketua OSIS yang dijaring panitia. Ketiga paslon yakni Rosita dan Eva, paslon kedua Rudi dan Aldi, paslon ketiga Faisal dan Anfi.
“Nantinya ketiga paslon yang sudah punya ciri yaitu bendera akan dicoblos oleh siswa dan peraih suara terbanyak akan duduk sebagai ketua OSIS,” kata Gungun.
Baca Juga: Daftar 32 Negara yang Ikut Piala Dunia Qatar 2022, Mana Jagoan Kamu?
“Seluruh tahapan Pemilu diadopsi ke dalam Pesta Demokrasi,” tegasnya. ***

















