Senin, 2 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Dikupas Mantan Menkes, Kemenkes Kekeuh Vaksin Covid-19 Bukan Penyebab Kasus Gagal Ginjal Merebak

Danang Oleh: Danang
28 Oktober 2022 | 20:42
Dikupas Mantan Menkes, Kemenkes Kekeuh Vaksin Covid-19 Bukan Penyebab Kasus Gagal Ginjal Merebak

Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril membantah jika kasus gagal ginjal disebabkan oleh vaksin Covid-19. Kemkes.go.id

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menanggapi pernyataan mantan Menkes Siti Fadilah Supari soal kasus gagal ginjal yang merebak belakangan ini.

Mantan Menkes itu mengatakan bahwa sangat mungkin vaksin Covid-19 berhubungan dengan gagal ginjal akut yang merenggut lebih dari 100 nyawa anak-anak di Indonesia.

Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril mengatakan, Kemenkes meyakini penyakit gagal ginjal akut yang terjadi pada anak-anak tidak ada kaitannya dengan vaksinasi maupun infeksi Covid-19.

Baca Juga: 3 Faktor yang Harus Dibenahi untuk Dongkrak Elektabilitas Parpol KIB

“Pada saat penelitian bersama IDAI kemudian ahli toksikologi, epidemilogi, salah satu yang diperiksa terkait kejadian gagal ginjal akut adalah infeksi. Termasuk infeksi Covid,” katanya melalui keterangan pers, Kamis, 27 Oktober 2022

“Dari data dan pemeriksaan yang kita lakukan semuanya menyingkirkan dugaan yang disebabkan oleh Covid maupun long Covid,” imbuhnya.

Menurutnya, pada Balita penderita gagal ginjal akut tidak didapati satupun yang pernah terinfeksi Covid-19.

Baca Juga: Bongkar Rahasia Memenangkan Pilkada 2022, Ini Kata Walikota Cilegon Helldy Agustian di Hadapan Panwascam

“Tidak ada korelasi (antara gagal ginjal dan Covid) setelah kita melakukan kajian lebih dalam terhadap kasus-kasus gagal ginjal yang kita teliti,” ujar Mohammad Syahril.

Pernyataan itu seolah menolak pendapat Siti Fadilah Supari yang diungkapkan dalam kanal YouTube Siti Fadilah Supari Channel tertanggal 25 Oktober 2022.

Siti Fadilah Supari mengatakan, jika vaksin yang dibuat dari DNA bisa saja berhubungan dengan gagal ginjal akut.

Baca Juga: UPDATE Kode Redeem FF Free Fire 29 Oktober 2022, Banyak Hadiah Menarik Siap Menanti

“Ada penelitian dari barat, dimana vaksin yang dari DNA itu membutuhkan Adenovirus,” ujarnya.

BACAJUGA:

Pengaturan lalu lintas penyebrangan di Pelabuhan

Mulai 13 Maret, ASDP Berlakukan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Lebaran

2 Maret 2026 | 08:26
israel

Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

1 Maret 2026 | 21:35
Ilustrasi artis bermain tenis. (freepik/freepik)

Peringati Hari Tenis Sedunia, Inilah Deretan Selebriti yang Hobi Bermain Tenis Lapangan

1 Maret 2026 | 17:36
Drakor Undercover Miss Hong. (X/@CJnDrama)

Spoiler Undercover Miss Hong Episode 14: Jung Woo Setujui Kerja Sama dengan Geum Bo?

1 Maret 2026 | 17:29

“Adenovirus itu adalah virus yang dikembangkan di sel-sel ginjal manusia. Artinya, ginjal menjadi tempat atau medianya untuk berkembang disitu,” katanya.

Siti Fadilah Supari menuturkan, Adenovirus dipakai untuk mengantarkan virus Covid kedalam tubuh manusia.

Baca Juga: Ingin Magang di Perusahaan Besar Ternama? Yuk Simak Posisi yang Dibuka dan Penempatannya

Menurutnya, penggunaan Adenovirus juga belum pernah dipastikan aman bagi kesehatan manusia.

“Berbahaya atau tidaknya Adenovirus, itu belum pernah diadakan suatu penelitian. Hanya ada penelitian yang dilakukan menghilangkan sedikit protein virusnya terus dianggap aman,” ujarnya.

Tapi yang perlu diingat, lanjut Siti Fadilah Supari, Adenovirus itu tempatnya ada di ginjal manusia karena tempat tumbuhnya memang di ginjal dan mungkin saja bisa mempengaruhi fungsi ginjal.

Baca Juga: Nikita Mirzani Masuk Penjara, Para Rival Merayakan dengan Potong Nasi Tumpeng

Selain itu, Siti Fadilah mengungkapkan, ada juga vaksin mRNA yang tidak hanya membutuhkan nano partikel mRNA saja tapi juga membutuhkan tambahan-tambahan zat kimia seperti etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

“Kemungkinan ini ada meski ada pertanyaan kenapa yang terkena gagal ginjal akut akibat EG dan DEG adalah anak dibawah 6 tahun yang belum terpapar vaksin Covid?” tuturnya.

Siti Fadilah Supari memaparkan, meski tidak terpapar langsung oleh vaksin Covid tapi jika orang tua terutama ibunya mendapat suntikan vaksin Adenovirus maupun mRNA maka bisa saja menyebabkan anaknya terpapar virus mRNA dan yang mengandung Adenovirus.

Baca Juga: Densus 88 Ambil Alih Kasus Wanita Todong Pistol ke Paspampres, Suaminya Terikat Jaringan Terorisme NII

“Seharusnya korban-korban itu (anak penderita gagal ginjal) diteliti apakah ibu-ibunya mendapatkan booster (vaksin mRNA dan Adenovirus) atau tidak mendapatkan booster. jadi kemungkinan besar ada hubungannya,” ucapnya.

Namun, Siti Fadilah Supari heran dengan pernyataan Kemenkes yang menyatakan dan memastikan gagal ginjal akut yang terjadi pada anak-anak tidak ada korelasinya dengan vaksin.

“Nah saya ingin tanya, apakah sudah diteliti?” Katanya.

Baca Juga: Karikatur Ucapan Sumpah Pemuda Jokowi Viral Lagi, Munculkan si Kucing Oyen Bergaya Anak Skateboard dan Hiphop

“Sebetulnya, menelitinya (vaksin menyebabkan gagal ginjal) gampang sekali. Yaitu dengan mengambil spesimen korban dan spesimennya di tes PCR. Nnti dari hasilnya terlihat ada apa disitu?” sambungnya.

Kalau belum diteliti tapi sudah mengeluarkan pernyataan, Siti Fadilah Supari menganggap Kemenkes tidak fair karena menurutnya Kemenkes harus transparan.

“Jadi harus fair, tranparansi bahwa ada apa tidaknya pengaruh vaksin booster (mRNA dan Adenovirus) pas orang-orang di sekeliling korban,” katanya.

Baca Juga: 16 Kode Promo Gojek, GoFood, GoRide Dan GoCar, 30 Oktober 2022: Diskon Ongkir hingga 75 Persen

Siti Fadilah Supari ingin Kemenkes mengekspos secara transparan bahwa sudah ada penelitian tentang keterkaitan pasien dengan orangtua yang divaksin booster.

“Coba diteliti dari pasien gagal ginjal akut ini para ibu-ibunya mendapatkan vaksin apa saat booster,” tuturnya.

“Saya ingin tau itu karena ada teorinya yang memungkinkan bahwa bisa saja dikatakan (gagal ginjal akut) berhubungan dengan vaksin Covid baik secara langsung maupun tidak langsung,” ucapnya.

Baca Juga: 4 Perbedaan Kopi Arabica dan Robusta yang Perlu Kamu Tahu

Siti Fadilah berharap Kemenkes bisa menemukan penyebab pasti gagal ginjal akut.

Bukan mengikuti kasus yang terjadi di Gambia maupun negara lainnya karena menurutnya ada beberapa penyebab gagal ginjal akut yang bisa diteliti dan diungkap secara transparan. ***

Tags: mantan Menkes
Previous Post

3 Faktor yang Harus Dibenahi untuk Dongkrak Elektabilitas Parpol KIB

Next Post

Pernah Jadi Penyelenggara Pemilu Tingkat Kecamatan, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon: Semuanya Mulai dari Nol

Related Posts

Pengaturan lalu lintas penyebrangan di Pelabuhan
Nasional

Mulai 13 Maret, ASDP Berlakukan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Lebaran

2 Maret 2026 | 08:26
israel
Nasional

Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

1 Maret 2026 | 21:35
Ilustrasi artis bermain tenis. (freepik/freepik)
Nasional

Peringati Hari Tenis Sedunia, Inilah Deretan Selebriti yang Hobi Bermain Tenis Lapangan

1 Maret 2026 | 17:36
Drakor Undercover Miss Hong. (X/@CJnDrama)
Nasional

Spoiler Undercover Miss Hong Episode 14: Jung Woo Setujui Kerja Sama dengan Geum Bo?

1 Maret 2026 | 17:29
Aktivitas kendaraan masyarakat yang tinggi menjelang buka puasa di Pasar Lama Kota Serang. (Dok/MSK)
Nasional

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Saat Berburu Takjil Supaya Tetap Aman di Jalan

1 Maret 2026 | 13:46
Tiga pemain Dewa United Banten FC berlatih jelang lawan Bhayangkara FC di pekan ke-24 BRI Super League 2025-2026. (Instagram @dewaunitedfc)
Nasional

Dewa United Vs Bhayangkara FC, Sama-sama Lagi On Fire

1 Maret 2026 | 13:06
Load More

Popular

  • Seremonial purna tugas Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid Jumat (27/2/2026) dihadiri Gubernur Banten Andra Soni. (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)

    Pensiunnya Kepala Distan Banten Agus Tauchid Jadi Momentum Evaluasi Ketahanan Pangan Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Siapkan 50 Bus Mudik Gratis, Pendataran Segera Dibuka Via Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitra Strategis Pemerintah, Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Serang Periode 2026-2031 Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spoiler Undercover Miss Hong Episode 14: Jung Woo Setujui Kerja Sama dengan Geum Bo?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • POCO Siapkan X8 Pro dan X8 Pro Max, Ini Bocoran Speknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei Mate X7 Siap Rilis, Bawa Fitur Tahan Air dan Super Fast Charging 66W

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbaikan JLS Cilegon Ditarget H-10 Mudik Lebaran, Progres Diklaim Jalan 60 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Pengaturan lalu lintas penyebrangan di Pelabuhan

Mulai 13 Maret, ASDP Berlakukan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Lebaran

2 Maret 2026 | 08:26
Ketua KONI Kabupaten Serang Agus Irawan memberikan sambutan saat acara buka puasa bersama.

Ingin Fokus Mengabdi Jadi Guru Alasan Agus Irawan Mundur dari Bakal Calon Ketua KONI Kabupaten Serang 2026 -2030

2 Maret 2026 | 07:15
israel

Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

1 Maret 2026 | 21:35
Ilustrasi jalan minim penerangan. (Freepik.com/ wirestock)

Jalur Wisata di Provinsi Banten Masih Minim Penerangan

1 Maret 2026 | 20:34

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda