Rabu, 25 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Pemprov Banten Dinilai Tidak Serius Atasi Kematian Ibu dan Bayi

Muhamad Tohir Oleh: Muhamad Tohir
10 Oktober 2022 | 22:26
Pemprov Banten Dinilai Tidak Serius Atasi Kematian Ibu dan Bayi

Ilustrasi ibu dan anak. Pixabay

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

 

BACAJUGA:

Duel panas Bhayangkara FC vs Semen Padang FC

Bhayangkara FC vs Semen Padang FC, The Guardian Datang dengan Modal Apik

24 Februari 2026 | 16:52
Duel Malut United vs Persija Jakarta

Malut United vs Persija Jakarta, Persaingan 2 Tim Papan Atas Klasemen

24 Februari 2026 | 15:48
Tempat bukber di Tangerang

Makin Asik Bareng Bestie! Cek 5 Rekomendasi Tempat Bukber Ramadan 2026 di Tangerang

24 Februari 2026 | 13:48
pekan 23

Jadwal Pekan 23 Super League 2025-2026, Ada Derby Banten Persita vs Dewa United

24 Februari 2026 | 12:30

BANTENRAYA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dinilai tidak serius atasi angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Indikasi itu terlihat dari sampai saat ini Pemprov Banten belum memiliki peraturan daerah (perda) atau peraturan gubernur (pergub) tentang penanganan AKI dan AKB.

Manager Riset Pusat Telaah Informasi Regional (PATTIRO) Banten Angga Andrias mengatakan, berdasarkan riset yang dilakukan PATTIRO Banten, sampai saat ini Pemprov Banten belum memiliki perda maupun pergub tentang tentang penanganan AKI dan AKB.

Ini kemudian menjadi penyebab lemahnya komitmen penanganan AKI dan AKB, terutama antar organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga: Polri Bilang Jika Gas Air Mata Tak Begitu Mematikan, Begini Penjelasannya

“Kalau ada regulasi ada komitmen,” kata Angga, Senin, 10 Oktober 2022.

Angga mengatakan, bila ada regulasi yang mengatur tentang tentang penanganan AKI dan AKB, maka akan ada cantolan penganggaran yang lebih baik bila dibandingkan bila tidak ada regulasi.

Selain itu, bila ada regulasi juga akan punya teknis yang jelas percepatan penyelesaian AKI AKB dibandingkan tidak ada.

Apa yang terjadi pada Pemprov Banten ini bertolak belakang dengan apa yang terjadi di kabupaten/ kota. “Kalau kabupaten kota kan ada jadi mereka punya komitmen yang jelas soal penurunan AKI AKB,” katanya.

Baca Juga: Ribuan Warga Akses Layanan Kependudukan saat Roadshow Bus KPK di Alun-alun Cilegon

Karena tidak ada regulasi itu, maka setiap dinas bekerja sendiri. Sehingga, tidak ada kerja sama lintas sektor yang akan mampu mempercepat tercapainya program prioritas.

Padahal, penurunan AKI dan AKB menjadi target target SDG’s di mana pada tahun 2030 angka kematian bayi harus mencapai 70/ 100.000 per kelahiran.

Angga mengungkapkan, angka kematian ibu selama 3 tahun terakhir memang menunjukkan angka penurunan.

Tahun 2019 angka kematian ibu mencapai 254, lalu pada tahun 2020 turun menjadi 242, dan pada tahun 2021 turun lagi menjadi 198.

“Tapi per September angkanya 137. Itu belum setahun baru sampe September,” katanya.

Baca Juga: 588 Warga Cilegon Alami Gangguan Kesehatan Mental, Putus Cinta Jadi Salah Satu Penyebab

Adapun angka kematian bayi selama 3 tahun terakhir masih fluktuatif.

Tahun 2019 angka kematian bayi mencapai 1.299, lalu pada tahun 2020 turun menjadi 1.121, dan pada tahun 2021 naik lagi menjadi 1.157.

Sementara itu, pegiat Forum Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (FOPKIA) Kabupaten Tangerang Ahmad Aziz Faozi menyampaikan, FOPKIA Kabupaten Tangerang memiliki Motivator KIA (MKIA) yang bertugas melakukan pendampingan pada ibu hamil dengan resiko tinggi (resti).

Pada ibu hamil dengan resiko tinggi, MKIA menandai ibu hamil beresiko tinggi dengan menempelkan stiker khusus di rumah mereka.

“Di dalam buku ada keterangan golongan darah ibu hamil Risti dan keluarga kami minta menyiapkan donor sesuai dengan golongan darah ibu resti,” ujarnya.

Baca Juga: KPU Lebak Buka Pendaftaran PPK dan PPS November 2022

Selain bersama pemda dan rumah sakit, FOPKIA juga melakukan inovasi bersama swasta membangun Gerai KIA pada program USAID JALIN. Saat ini telah ada 9 Gerai KIA yang direplikasi dari 5 Gerai KIA.

“Dari 5 daerah piloting (yang jadi percontohan-red) yang awalnya ada 16 kasus kematian ibu pada tahun 2018 turun menjadi hanya satu kasus pada tahun 2019,” ujar Aziz. (***)

Editor: Administrator
Tags: angka kematian bayi
Previous Post

Jangan Sampai Tertinggal! Kode Redem ML Mobile Legends Terbaru 11 Oktober 2022, Ada Skin Istimewa

Next Post

Kelompok Anak Sekolah Pakai Seragam Abu-Abu Konvoi Bawa Senjata Tajam di Pandeglang

Related Posts

Duel panas Bhayangkara FC vs Semen Padang FC
Nasional

Bhayangkara FC vs Semen Padang FC, The Guardian Datang dengan Modal Apik

24 Februari 2026 | 16:52
Duel Malut United vs Persija Jakarta
Nasional

Malut United vs Persija Jakarta, Persaingan 2 Tim Papan Atas Klasemen

24 Februari 2026 | 15:48
Tempat bukber di Tangerang
Nasional

Makin Asik Bareng Bestie! Cek 5 Rekomendasi Tempat Bukber Ramadan 2026 di Tangerang

24 Februari 2026 | 13:48
pekan 23
Nasional

Jadwal Pekan 23 Super League 2025-2026, Ada Derby Banten Persita vs Dewa United

24 Februari 2026 | 12:30
persib
Nasional

Persib Bandung Berhasil Raih Kemenangan Atas Persita di GBLA, Eliano: Kami Bertahan dengan Sangat Baik

24 Februari 2026 | 12:24
IPNU
Nasional

10 Ucapan Harlah IPNU ke-72 Tahun 2026, Penuh Makna dan Cocok Dibagikan di Medsos!

24 Februari 2026 | 12:00
Load More

Popular

  • Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

    Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Denda, Pemkot Cilegon Siapkan Sanksi Sosial untuk Pembuang Sampah Sembarangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegakkan SE Bupati, Satpol PP Kabupaten Serang Sisir Rumah Makan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal Penukaran Uang Baru dari BI Periode ke-2 Wilayah Banten pada Ramadan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Ucapan Harlah IPNU ke-72 Tahun 2026, Penuh Makna dan Cocok Dibagikan di Medsos!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Tekankan ASN Tingkatkan Profesionalitas di Bulan Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbaru! Link Twibbon Harlah IPNU 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akuatik Indonesia Kota Serang Lakukan Tes Limit Waktu Atlet Renang Untuk Persiapan Popda dan Porprov

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dindikbud Kota Serang Segera Bentuk Satgas Perlindungan Guru Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ilustrasi zakat fitrah dari Baznas Pandeglang.

Baznas Pandeglang Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 1447 Hijriah, Dari Uang Tunai hingga Beras

25 Februari 2026 | 04:00
Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila. Dok Bantenraya.com

Lowongan Kerja Pendamping Disabilitas Kota Cilegon, Dibutuhkan 34 Orang

25 Februari 2026 | 03:00
Kecelakaan kerja antara dump truk dan forklift di Pelindo Banten pada Selasa, 24 Februari 2026. (Kiriman Warga)

Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten saat Bongkar Muat Barang, Satu Orang Meninggal Dunia

24 Februari 2026 | 22:17
Pemkot Cilegon bersama Ditjenpas Banten usai melakukan MoU di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Selasa (24/2). Tia/Banten Raya

Kerja Sama dengan Ditjenpas Banten, Pemkot Cilegon Bakal Siapkan Pembimbing Agama Bagi Warga Binaan

24 Februari 2026 | 22:02

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda