Sabtu, 28 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Sabtu, 28 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Mengenal Pemimpin PKI Terakhir, DN Aidit: Kecil Islamis Besar Komunis

Agung Indarto Oleh: Agung Indarto
21 September 2022 | 15:10
Mengenal Pemimpin PKI Terakhir, DN Aidit: Kecil Islamis Besar Komunis

Sosok DN Aidit pemimpin Partai Komunis Indonesia Instagram @aidit_kun

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Pemimpin Partai Komunis Indonesia terahir adalah DN Aidit sebelum dirinya tewas mengenaskan karena dianggap dalang kejadian 1965.

DN Aidit menjadikan PKI untuk merubah ideologi Pancasila menjadi Komunis.

PKI selama dipimpin DN Aidit telah menciptakan sejarah pilu bagi bangsa Indonesia terutama ditubuh Angkatan Darat waktu itu.

Baca Juga: 19 Tahun Berumah Tangga, Kang Dedi Mulyadi Digugat Cerai Bupati Purwakarta

Melansir berbagai sumber berikut searah singkat DN Aidit, nama asli penguasa PKI itu adalah Achmad Aidit yang lahir pada 30 Juli 1923 Tanjung Pandan Belitung.

Amat (nama kecil Aidit) memilki ayah yang bernama Abdullah Bin Ismail dan menjadi mantri kehutanan sekaligus tokoh agama di wilayah Belitung.

Semasa hidupnya, ayah Achmad pernah memimpin pergerakan melawan penjajahan Belanda dan ikut mendirikan organisasi ‘Nurul Islam’.

Baca Juga: Publik Kaitkan Dewan Kolonel Ide Johan Budi dengan Dewan Jenderal, Sunggung Soal G30S

Untuk ibu dari ketua PKI itu bernama Ayu Mailan anak dari ki Agus Haji Abdul Rahman sekaligus tuan tanah di daerahnya.

Waktu kecil Amat pernah menempuh pendidikan Hollandsch Inlandsche School (HIS) yang merupakan sekolahan Belanda.

Sorenya setelah Achmad bersekolah langsung bergegas menuntut ilmu agama kepada Abdurarachim yang tidak lain adalah pamannya sendiri.

Baca Juga: Apa Itu Hernia, Sakit yang Buat Anak Rizky Billar dan Lesti Kejora Harus Operasi

“[…] Bang Amat (Achmad Aidit) tamat mengaji, khatam Alquran. Kami semua khatam Alquran,” ungkap Sobron Aidit, adik tiri Achmad, yang dituliskannya dalam buku berjudul Aidit: Abang, Sahabat, dan Guru di Masa Pergolakan (2003).

Achmad semasa kecilnya juga ternyata seorang Muadzin karena memiliki suara yang keras darn artikulasi yang jelas.

Dalam usia 13 Achmad sudah lulus dari HIS dan melanjutkan ke MULO (Meer Uitgebreid Laager Onderwijs) di Jakarta.

Baca Juga: Tentang Video Syurnya, Jeje Slebew Bungka Mulut Netizen yang Seram: Jangan Bicara Seenaknya Tanpa Bukti!

Setibanya di Jakarta ternyata pendaftaran MULO telah ditutup, yang membuat Achmad memilih sekolah dagang MHS (Middestand Handel School).

Ada kejadian unik dimana semasa dia mengenya pendidikan, pernah suatu ketika mengajak siswa lain untuk membolos secara masal demi mengikuti pemakaman pejuan Muhammad Husni Thamrin.

Bergabungnya Achmad dalam tokoh-tokoh Nasional.

Masuknya Jepang ke Indonesia waktu itu bebarengan dengan Achamd telah menjadi ketua Pertimu (Persatuan Timur Muda) sehingga membua langkahnya menjadi gampang untuk lebih dekat dengan Soekarno, Sukarni, Chaerul Saleh dan lain-lain.

BACAJUGA:

Ilustrasi observasi Excersice Inducesed Asthma. (Dokumentasi Bethsaida Serang)

Jangan Sepelekan Sesak Saat Latihan, Bisa Jadi Tanda Exercise Induced Asthma

28 Februari 2026 | 19:03
Ide Menu takjil Ramadan

Dijamin Mudah! Cek 4 Ide Menu Takjil Sederhana dan Bikin Segar untuk Berbuka Puasa

28 Februari 2026 | 17:16
Undangan Bukber Ramadan

Contoh Undangan Bukber Ramadan 2026, Cocok untuk Dibagikan di Grup WhatsApp!

28 Februari 2026 | 16:59
Liverpool vs West Ham United

Premier League Liverpool vs West Ham United, The Reds Datang dengan Kepercayaan Tinggi

28 Februari 2026 | 16:44

Baca Juga: P2STRATEGIK Unsera Sarana Mencetak Generasi Kreatif

Dari situlah ia mulai mengganti nama dari Achmad Aidit menjadi Dipa Nusantara Aidit, semenjak bergabung dengan para tokoh nasional, Aidit bisa mengenyam bangku kuliah politik di Asram Menteng 31.

Di tempat tersebut untuk pertama kalinya dia bertemu MH Lukman. Sebagai informasi, Lukman sendiri adalah yang nantinya menjadi wakil ketua Cenrtal Commite PKI.

Singkat cerita, pasca Indonesia merdeka kedekata Aidit dengan tokoh nasional seperti Lukman dan Njoto semakin erat, yang ternyata dua kawan barunya itu adalah pengelola majalah Bintang Merah milik PKI.

Dari kedekatanya tersebut menghantarkan dirinya menjadi ketua faksi pada pertemua Komite Nasional Indonesia Pusat di tahun 1947.

Baca Juga: Link Nonton Preman Pensiun 6 Episode 25 Malam ini 21 September 2022: Si Kulkas Dua Pintu Kembali Beraksi

Selang setahun Aidit, Njoto dan Lukman dipercayai untuk menerjemahkan Manifesto Komunis kedalam bahasa Indonesia, karena keberhasilannya ketiga tokoh tersebut diangkat menjadi anggota Central Commite PKI.

Kehairan Musso pada tahun 1948 menjadikan dirinya lebih percaya untuk melahirkan revolusi

Setelah tragedi pemberontakan PKI di Madiun 1948, nama Aidit sempat buron ada yang mengatakan di pergi ke Vietnam tetapi ada pula pendapat bahwa ia hanya mondar mandir saja dari Jakarta ke Medan.

Dua tahun setelah peristiwa di Madiun, kini sosok muncul kembali bersama kedua sahabatnya dan sukses mengembalikan kejayaan partai.

Baca Juga: Video Lawas Kembali Viral, Ini Jawaban Reza Arap Soal Perselingkuhan

Alimin dan Tan Ling Djie merupakan tokoh senior atau kelompok tua dalam tubuh PKI, kedudukan kedua berhasil diambil alih oleh Aidit di tahun 1954.

Keberhasilanya itu membuat dirinya menjadi lebih dekat dengan Soekarno dan berhasil membawa nama partai menjadi urutan ke empat terbesar dalam pemilu di tahun 1955.

Disisi lain Soekarno membutuhkan PKI untuk melancarkan pilar kekuasaanya yaitu NASAKOM (Nasionalis, Agama dan Komunis)

Ditangan DN Aidit-lah membawa nama PKI menjadi urutan ideologi komunis ketiga didunia setelah Uni Soviet dan Tiongkok.

Baca Juga: Sesumbar Berani Duel, Didu Langsung Disergap dan Dipiting Remon Preman Pensiun 6 hingga Minta Ampun

Dia memilki keinganan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Komunis dengan berprinsip revoluis akan terjadi manakala dibantu Militer minmal 30 persen.

Namun cita-citanya kandas akibat kegagalan rencana di 30 September 1965 yang mengahantarkan dirinya tertangkap pada 22 November 1965 selang sehari langsung dtembak mati oleh militer.

Tahun 1965 ini menjadikan PKI bubar bersama pemimpinya yang terbunuh karena dicap sebagai penghianat bangsa. ***

Editor: Administrator
Tags: 1965DN AiditPartai Komunis Indonesia
Previous Post

Usai Video Panasnya Beredar, Jeje Slebew Bikin Video Klarifikasi dengan Perlihatkan Tubuhnya: Noh Lihat Beda!

Next Post

Bupati Purwakarta Gugat Cerai Dedi Mulyadi Anggota DPR RI, Kok Bisa?

Related Posts

Ilustrasi observasi Excersice Inducesed Asthma. (Dokumentasi Bethsaida Serang)
Nasional

Jangan Sepelekan Sesak Saat Latihan, Bisa Jadi Tanda Exercise Induced Asthma

28 Februari 2026 | 19:03
Ide Menu takjil Ramadan
Nasional

Dijamin Mudah! Cek 4 Ide Menu Takjil Sederhana dan Bikin Segar untuk Berbuka Puasa

28 Februari 2026 | 17:16
Undangan Bukber Ramadan
Nasional

Contoh Undangan Bukber Ramadan 2026, Cocok untuk Dibagikan di Grup WhatsApp!

28 Februari 2026 | 16:59
Liverpool vs West Ham United
Nasional

Premier League Liverpool vs West Ham United, The Reds Datang dengan Kepercayaan Tinggi

28 Februari 2026 | 16:44
Premier League Leeds vs Man City
Nasional

Premier League Leeds United vs Manchester City, Ambisi The Citizens Raih Kemenangan untuk Pangkas Jarak dari Arsenal

28 Februari 2026 | 15:55
Bojan Hodak Pelatih Persib Bandung
Nasional

Komentar Hodak atas Kemenangan Besar Persib Bandung vs Madura United: Sangat bagus kami…

28 Februari 2026 | 15:28
Load More

Popular

  • Seremonial purna tugas Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid Jumat (27/2/2026) dihadiri Gubernur Banten Andra Soni. (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)

    Pensiunnya Kepala Distan Banten Agus Tauchid Jadi Momentum Evaluasi Ketahanan Pangan Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Budi Rustandi Tegaskan Pemkot Serang Tidak Zalim, Gaji Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Telah Dibayar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitra Strategis Pemerintah, Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Serang Periode 2026-2031 Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dindikbud Banten Gelar Forum Renja OPD 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Siapkan 50 Bus Mudik Gratis, Pendataran Segera Dibuka Via Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPKP Banten Pelototi Perencanaan Penganggaran Pemkot Serang, 5 Sektor Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengisian 6 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Setelah Mutasi Eselon III dan IV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isi Ramadan, DKM Musala Nurul Yakin Bojonegara Gelar Pelatihan Hisab Rukyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Yandri susanto, Wakil Ketua DPP PAN. (Gillang/Bantenraya.com)

Yandri Susanto Minta PAN Kota Cilegon Menangi Pileg 2029

28 Februari 2026 | 21:52
Ilustrasi observasi Excersice Inducesed Asthma. (Dokumentasi Bethsaida Serang)

Jangan Sepelekan Sesak Saat Latihan, Bisa Jadi Tanda Exercise Induced Asthma

28 Februari 2026 | 19:03
Kantah Kab Serang

Kantah Kab.Serang : Menjaga Rumah Ibadah, Menjamin Ketenangan Umat

28 Februari 2026 | 17:46
Pemateri Muhamad Nurdin menyampaikan materi dalam pelatihan Hisab Rukyat yang digelar DKM Mushala Nurul Yakin, Kampung Cinadul, Suskur Gading, Bojonegara, Serang, Jumat 27 Februari 2026 malam.

Isi Ramadan, DKM Musala Nurul Yakin Bojonegara Gelar Pelatihan Hisab Rukyat

28 Februari 2026 | 17:27

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda