BANTENRAYA.COM – Ulama ternama Ustadz Syafiq Basalamah angkat suara mengenai Rebo Wekasan.
Dirinya mengatakan bahwa amalam Rebo Wekasan muncul karena keyakinan yang tidak benar.
Rebo Wekasan merupakan sebutan untuk hari Rabu akhir bulan Safar, yang konon katanya turun 320 bala atau musibah.
Baca Juga: Banyak Koruptor Bebas Cepat, Hotman Paris: Asal Berkelakuan Baik dan Mau Berkebun
Banyak yang meyakini ketika Rebo Wekasan tidak boleh membuat acara atau bepergian kemana-mana.
Karena diyakini tidak akan berjalan lancar atau turun mala petaka, maka dibuatlah amalan Rebo Wekasan.
Diketahui, amalam Rebo Wekasan antara lain melaksanakan shalat khusus, membuat makanan, dan lain-lain.
Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Runtah yang Viral di TikTok: Kamu Jangan Termasuk Ya Ladies
Dalam penelusuran Bantenraya.com dari kanal YouTube Taman Surga, begini kata Ustadz Syafiq Basalamah.
Ustadz Syafiq Basalamah menjelaskan ternyata ada kitab yang menyebutkan bahwa bulan Safar adalah sial.
“Lalu mereka membuat ibadah tertentu, shalat 4 rakaat membaca Al-Kautsar 17 kali, kemudian membaca Al- Iklhas dan seterusnya, juga membaca doa khusus” terangnya.
Baca Juga: Reza Arap Diisukan Selingkuhi Wendy Walters, Netizen Singgung Masa Lalu
Kemudian Ustadz Syafiq Basalamah menjelaskan bahwa ketika amalan tersebut dilakukan, maka tidak akan kena bala.
“Bayangkan, ibadah ini muncul karena keyakinan yang tidak benar” tegas Ustadz Syafiq Basalamah.
“Ini kita berbicara tentang hal gaib (tidak terlihat) dan tidak diketahui” lanjut ulama ternama tersebut.
Baca Juga: Yuk Donor Darah karena Pendonor Darah dari Kalangan PNS di Kabupaten Serang Masih Rendah
Menurutnya, musibah yang diturunkan hanya Allah SWT. yang tahu, sedangkan manusia tidak bisa.
“Safar sama dengan yang lainnya, Allah SWT. tidak menentukan satu bulan itu bala” tegasnya.
Itulah tadi penjelasan mengenai 320 ribu bala yang turun di Rebo Wekasan, dan ternyata hoax.***



















