BANTENRAYA – Laga kandang yang dijalani oleh Persita berhasil dimanfaatkan menjadi kemenangan. Berlaga melawan PSIS di Indomilk Area,Persita berhasil menang dengan skor tipis 1-0, kemarin.Gol kemenangan Pendekar Cisadane dihasilkan legiun asingnya yang produktif yakni Ramiro Fergonzi pada menit 64.
Kemenangan ini untuk sementara membuat Persita berada di urutan 6 klasemen dengan torehan 19 poin hasil dari 6 kali meraih kemenangan, 1 kali hasil seri dan 3 kali mengalami kekalahan.
Sementara itu kekalahan ini membuat PSIS berada di posisi 10 dengan raihan 11 poin hasil dari 3 kali menang, 2 kali meraih hasil seri dan 5 kali mengalami kekalahan.
Usai Laga Pelatih Persita Alfredo Vera mengatakan, kemenangan yang diraih anak asuhnya didapat dengan tidak mudah. Walaupun PSIS tidak turun dengan kekuatan terbaik namun mereka sempat merepotkan timnya.
Baca Juga: Pengakuan Eko Kuntadhi terkait hinaan kepada Ning Imaz: saya sadar ada yang…
“Seperti yang saya bilang di Liga 1 tidak ada yang mudah. Kami harus konsnetrasi dan terus bekerja keras untuk meraih kemenangan di laga yang dijalani di kompoetisi ini,” ujarnya.
Kata dia kunci kemenangan timnya yakni pemain bekerja keras dan sabar untuk mencetak gol dalam ini. Rapatnya pertahanan yang dibangun oleh PSIS dalam laga ini akhirnya berhasil dibobol anak asuhnya.
“Kami terus melakukan improvisasi untuk menekan jantung pertahanan mereka. Akhirnya kami berhasil mencetak gol melalui Fergonzi,” jelasnya.
Ia menambahkan setelah laga ini ia akan melakukan recovery total untuk mengisi baterai anak asuhnya. Walaupun akan ada libur namun ia tetap memberikan menu latihan untuk anak asuhnya agar tetap bugar.
Baca Juga: Polisi Amankan Pelaku Pembacokan di Pandeglang, Berawal dari Gadai Tanah Warisan
“Kami harus terus dalam kondisi prima karena kompetisi ini sangat padat. Stamina juga menjadi prioritas kami agar pemain tampil bugar di laga yang akan dihadapi selanjutnya,” tutupnya.
Sementara itu caretaker pelatih PSIS Achmad Resal kecewa gagal mencuri poin dari kandang Persita padahal timnya mampu meredam permainan Persita. Namin gol dari Fergonzi memaksa timnya gagal meraih poin.
“Kami kecewa. Kami sudah berusaha untuk bermain bagus untuk meredam lawan. Namun kami kalah,” kata dia.
Usai laga ini ia tidak ingin pemainnya larut dalam kesedihan dan wajib bangkit di laga selanjutnya agar bisa bersaing di papan tengah klasemen sementara Liga 1 Indonesia.
“Kami harus bangkit dan mengejar kemenangan karena kompetisi masih panjang,” tutup dia. (***)


















