BANTENRAYA.COM – Bangunan pondok pesantren (Ponpes) Ibdatul Falah di Desa Sukaraja, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang ludes terbakar, Selasa 6 September 2022.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ponpes terbakar tersebut namun kini bangunan tidak bisa ditempati lagi dan kerugian mencapai kurang lebih Rp20 juta.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga ada ponpes yang terbakar.
Baca Juga: Imbas Kenaikan Harga BBM Subsidi, Tarif Angkutan Umum di Banten akan Naik 20-30 Persen
“Kita langsung memerintahkan petugas di Posko Petir untuk memberangkatkan mobil pemadam untuk melakukan penanganan,” ujar Nana, Selasa 6 September 2022.
Ia mnejelaskan, kebakaran yang terjadi pada pukul 10.00 WIB disebakan korsleting listrik.
“Jadi ada santri yang sedang tidur kemudian santri tersebut merasakan hawa panas dan melihat kobaran api dari ruangan sebelahnya,” katanya.
Baca Juga: Siap-siap, Siaran TV Analog akan Hilang Total Mulai 2 November 2022
Selanjutnya, santri tersebut meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api namun api tidak terkendali karena bangunan terbuat dari bambu.
“Kondisi ponpes rusak berat. Nama pemiliknya Bapak Irsad usia 47 tahun. Semua yang ada dalam bangunan turut terbakar dan tidak bisa diselamatkan,” tuturnya.
Nana mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran yang masih sering terjadi di Kabupaten Serang.
“Intinya harus lebih peka dengan kondisi lingkungan sekitar,” katanya. ***



















