BANTENRAYA.COM – Publik digemparkan dengan adanya kasus polisi tembak polisi yang dilakukan Ferdy sambo beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini kasus Ferdy sambo belum juga selesai, namun sekarang tersiar kabar polisi tembak polisi terjadi di Lampung Tengah hingga beritanya beredar dimana – mana.
Aipda Ahmad Karnain menjadi korban atas penembakan yang dilakukan oknum polisi di Lampung Tengah.
Baca Juga: Bio Farma Datangkan 3 Calon Vaksin Cacar Monyet dari Luar, Salah Satunya dari Jepang
Dikutip BantenRaya.com dari JatimNetwork.com pada Selasa, 6 September 2022. pelaku atas pembunuhan terhadap Ahmad Karnain tidak lain adalah rekan kerjanya sendiri, Aipda Rudi Suryanto.
Tidak seperti kasus Ferdy sambo, rekan kerja Ahmad Karnain itu langsung ditangkap 3 jam seusai melancarkan aksinya.
Aipda Rudi saat ini terancam pasal 338 KUHP dengan kurungan penjara 15 tahun serta mendapatkan sanksi berupa pemecatan anggota polri secara tidak hormat atas tindakannya.
Baca Juga: Penggemar Pedas Bisa Coba Menu Warung Mama Nova yang Sambalnya Nendang Banget
Kasus Aipda Rudi mempunyai perbedaan motif dengan kasus mantan Kadiv Propam, Ferdy sambo.
Dalam kasus Ferdy sambo Briadir J dibunuh atasannya sendiri yang bermandat sebagai Kadiv Propam Polri.
Hal itu membuat masyarakat kaget pasalnya Propam sendiri dikenal sebagai pengawas dan pengamanan internal. Serta kini banyak dari petinggi Polri yang tersandung dalam kasus Ferdy sambo.
Baca Juga: Profil Alisia Rininta pemeren Novia yang diabaikan suaminya di sinetron Takdir Cinta yang Kupilih
Bahkan motif dasar yang dilakukan Sambo kini terus didalami dan masih menjadi tanda tanya, hingga menunggu keterangan resmi dari kepolisian.
Putri candrawathi yang dikenal istri dari Ferdy sambo masih belum bisa menjelaskan informasi yang seutuhnya sehingga kasus ini masih sulit terbongkar kebenarannya.
Namun berbeda dengan kasus polisi tembak polisi yang terjadi di Lampung kemarin.
Baca Juga: Oppa Grill Hadirkan Home Grill Service Hemat, Enak dan Halal
Motif yang mendasari tindakan Aipda Rudi terhadap Aipda Karnain sangat jelas. Sehingga tidak memerlukan waktu yang cukup lama untuk membongkar kasus tersebut.
Aipda Rudi menembak Aipda Karnain beralasan karena rasa dendam sebab aib dari istri Aipda Rudi yang belum membayar arisan online diumbar oleh Aipda Karnain.
Setelah aibnya dibongkar lewat grup WhatsApp, sontak Aipda Rudi langsung berniat membunuh korban.
Baca Juga: 10 Program Strategis Antarkan Helldy Raih Indonesia Visionary Leader
Aipda Rudi melampiaskan amarahnya dengan membunuh korban tepat diteras rumah korban dengan sang istri menyaksikannya sendiri.
Korban mengalami luka serius yang menyasar bagian dada sehingga nyawanya pun tidak terselamatkan saat dilarikan ke rumah sakit.
Almarhum telah diserahkan ke keluarga dan langsung dikebumikan di TPU sekitar.***
(Sebelumnya artikel ini pernah dimuat di JatimNetwork.com dengan judul Perbedaan Motif Polisi Tembak Polisi, Ferdy Sambo Brigadir J VS Aipda Rudi Suryanti Aipad Ahmad Karnain
https://www.jatimnetwork.com/nasional/pr-434539376/perbedaan-motif-polisi-tembak-polisi-ferdy-sambo-brigadir-j-vs-aipda-rudi-suryanto-aipda-ahmad-karnain)



















