BANTENRAYA.COM – Sebanyak 1,3 miliar data SIM Card diduga bocor dan dijual di forum gelap.
Penjual menyatakan bahwa data yang dijualnya didapat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI.
Pemilik akun Twitter @SRifqi dikutip Bantenraya.com, Kamis 1 September 2022 menuliskan jika 1,3 miliar data pendaftaran kartu SIM telepon Indonesia diduga bocor.
“Data pendaftaran meliputi NIK, nomor telepon, nama penyedia (provider), dan tanggal pendaftaran. Penjual menyatakan bahwa data ini didapatkan dari Kominfo RI,” tulisnya.
Ia mengingatkan pentingnya perlindungan diri dari serangan siber. “Pastikan untuk tidak membagikan informasi pribadi (sandi, PIN, kode OTP, dsb) kepada siapa pun,” katanya.
Pemilik akun itu juga mengatakan, bahwa petugas penyedia layanan tidak membutuhkan data-data tersebut.
Baca Juga: Profil La Rheina Isabelle Bishop, Pemeran Regina Calon Pacar Aos di Preman Pensiun 6
“Jangan lupa untuk menjaga kartu SIM fisik yang dimiliki,” tulisnya.
Selain itu, jika apabila kartu SIM hilang pemilik sebaiknya segera mengujungi gerai resmi penyedia atau provider terdekat.
“untuk mematikan kartu SIM tersebut dan membuat kartu SIM baru. Jangan lupa nomor telepan diisi pulsa agar tetap aktif ” tuturnya. ***

















