BANTENRAYA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, kelompok 75 kuliah kerja mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar sejumlah perlombaan.
Ketua Pelaksana Perlombaan Sulthon Amir menyampaikan, kelompok KKM 73 dan KKM 75 Untirta menggelar beberapa perlombaan di Desa Tenjoayu, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.
Ia mengaku, berbagai rangkaian lomba dari Kelompok KKM 73 dan 75 Untirta yang dilaksanakan adalah sebagai tanda kegembiraan warga merayakan Hari Kemerdekaan.
Baca Juga: Habiskan Ratusan Juta, Huda Masda Gelar Nikah Gratis untuk Pasangan Kurnia dan Irma di Kota Serang
Perayaan HUT RI di lingkungan Desa Tenjoayu yang bertajuk ‘Memeriahkan HUT RI Ke-77 dengan Silatuhrahmi dalam Semangat Kegembiraan dan Prestasi di Desa Tenjoayu’.
Perlombaan digelar mulai dari tingkat anak-anak sampai dengan dewasa. Lomba-lomba tersebut memiliki nilai meningkatkan kerjasama.
Kemudian juga memebri makna bersatu padu meraih tujuan bersama, pantang menyerah mencapai tujuan dan menghadirkan kegembiraan para warga.
Baca Juga: Renovasi TMII Sudah 90 Persen, Oktober 2022 akan Dilakukan Uji Coba
“Anak-anak diajak untuk ikut memeriahkan acara dengan mengikuti kegiatan seperti lomba mewarnai, hapalan surat pendek, balap karung dan memasukkan paku ke dalam botol,” katanya.
Tak kalah, lomba bagi dewasa diadakan untuk memberikan semarak keseruan bagi warga setelah menghabiskan sebagian besar waktu untuk bekerja.
Perlombaan yang digelar berupa pertandingan bola voli tingkat RT, joget balon, rebut kursi dan tarik tambang.
“Tujuan utama diadakannya lomba ini selain memeriahkan juga menjalin silatuhrahmi dengan warga setempat, karena memang kita di sini menjalankan pengabdian ke masyarakat yang tentunya harus berbaur dan memberikan kesan tersendiri ke warga Tenjoayu,” ungkapnya.
Sementara itu, Rizki , salah satu warga Desa Tenjoayu mengungkapkan rasa antusiasmenya atas digelarnya perlombaan ini.
“Menurut saya perlombaannya seru banget, karena semua kalangan juga bisa mengikuti berbagai perlombaan yang diadakan,” tuturnya.
“Apalagi melihat anak kecil yang berbondong-bondong hadir ke lapangan buat ikut serta, karena kan sebelumnya sempat pandemi dan ditiadakan,” ujarnya. ***



















