BANTENRAYA.COM – Green House milik Pondok Pesantren atau Ponpes Al Markaz di Desa Sambilawang, Kecamatan Waringinkurung mengembangkan 30 jenis varian anggur.
Selain itu, Ponpes Al Markaz juga mengembangkan budidaya melon golden di lahan seluas 5 hektare.
Pengurus Ponpes Al Markaz Adi Wahdi mengatakan, pihaknya terus melakukan pemberdayaan ekonomi terhadap santri dan masyarakat sekitar melalui program budidaya anggur dan melon.
Baca Juga: Judulnya Ruang Terbuka, Kanal Surosowan Banten Lama Kini Justru Dipenuhi Kios PKL Berdempetan
“Sekarang masyarakat sudah banyak yang bergabung dengan Al Markaz,” ujar Adi, Rabu 17 Agustus 2022.
Ia mengungkapkan, saat ini sudah ada perusahaan nasional yang sudah bekerja sama mengajak kerja sama Ponpes Al Markaz untuk penjualan buah anggur dan melon dengan sistem bagi hasil.
“Alhamdulillah tadi (kemarin-red) green housenya sudah diresmikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Serang Pak Bahrul Ulum,” katanya.
Adi menuturkan, untuk green house seluas kurang lebih 1.000 meter saat ini sudah mengembangkan 30 jenis varian angggur dengan jumlah 400 pot.
“Untuk melon totalnya 5 hektare termasuk dengan milik masyarakat yang penjualannya melalui Al-Markaz,” ungkapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Serang Zulmihayati mengatakan, pihaknya mendukung penuh kegiatan budidaya yang dilakukan Ponpesa Al-Markaz dan masyarakat lain di Kecamatan Waringinkurung.
Baca Juga: Tak Kuat Menanjak, Truk Tabrak Pasutri hingga Tewas di JLS Cilegon
“Tentunya kegiatan budidaya anggur dan melon sangat efektik dalam peningkatan ekonomi masyarakat yang harus didukung oleh semua pihak,” katanya.
Politikus Golkar itu menjelaskan, Kecamatan Waringinkurung memiliki potensi yang cukup bagus untuk kegiatan usaha pertanian.
“Kami mengapresiasi lembaga atau masyarakat yang sudah menghidupkan perekonomian di Kecamatan Waringikurung ini,” tuturnya. ***


















