BANTENRAYA.COM – Tim dari Kejaksaan Negeri atau Kejari Cilegon melakukan monitoring program Sarana dan Prasana Lingkungan Rukun Warga (Salira) di Kecamatan Pulomerak, Rabu 6 Juli 2022.
Beberapa proyek pekerjaan di Kelurahan Tamansari dan Mekarsari ditinjau langsung oleh Tim dari Kejari Cilegon.
Kasubsi Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejari Cilegon, Desy Magdalena Gultom mengatakhan, dari pemaparan dan monitoring kegiatal Salira di beberapa kelurahan belum bisa disimpulkan karena belum ditinjau semua.
Baca Juga: 10 Link Twibbon Hari Jadi Ngawi ke-664, Desain Elok dan Indah, Download Gratis
“Kebanyakan TPT, kemudian drainse, kemudian pagar makam,” kata Desy ditemui di Kecamatan Pulomerak.
Ia juga mengapresiasi pembangunan Salira yang menjadi rangsangan agar masyarakat terlibat dalam pembangunan dengan menghibahkan lahan untuk jalan lingkungan ataupun yang lainnya.
Akan tetapi, hibah tersebut harus dicatatkan secara resmi dan didokumentasikan.
Baca Juga: Teaser Trailer Film Sri Asih Rilis, Aksi Pevita Pearce Sebagai Superhero yang Memukau
“Kami minta adanya hibah dari warga agar dicatat secara tertulis dan didokumentasikan serta diketahui perangkat kecamatan untuk menghindari sengketa hak waris di kemudian hari,” pintanya.
Program Salira, kata Desy, juga harus melibatkan masyarakat sekitar. Ia tak ingin, ada pihak yang mengaku tidak dilibatkan dan melaporkan kejanggalan dalam program Salira tersebut.
“Jangan sampai ada ketidakpuasan dari beberapa masyarakat yang juga akan berdampak pada program Salira itu sendiri,” katanya.
Baca Juga: Niat Puasa Arafah Idul Adha 1443 H Lengkap Dengan Arti dan Tanggal Pelaksanannya
Desy juga meminta Kelompok Masyarakat atau Pokmas agar bisa menganalisa program yang menjadi prioritas dan dibutuhkan warga.
“Mana yang jadi skala prioritas harus diperhitungkan, karena pembangunan ini juga dampaknya harus dirasakan masyarakat dan tepat sasaran,” kata Desy.
Di tempat yang sama, Camat Pulomerak, Mansur Masnun mengatakan, secara umum kegiatan Salira di empat kelurahan di Kecamatan Pulomerak berjalan lancar dan baik.
Baca Juga: PPATK Sebut Periode 2014-2019 Sumbangan Luar Negeri Deras Masuk ACT
Kecamatan Pulomerak menjadi lebih cepat dari kecamatan lain terkait penyerapan anggaran program Salira.
“Meski cepat, tetapi juga tepat, kami apresiasi Pokmas,” ucapnya.
Mansur menambahkan, di Salira tahap II 2022, Ia meminta kepada Pokmas agar benar-benar melakukan seleksi program yang akan dilaksanakan.
Agar program pembangunan infrastruktur benar-benar dampaknya dirasakan masyarakat.
“Kami minta agar yang menjadi skala prioritas di masyarakat bisa segera direalisasikan. Mana yang paving blok, posyandu, atau pemagaran makam,” tambahnya. ***

















