BANTENRAYA.COM- Marc Klok menjadi salah satu pemain penting dalam perjalan Timnas Indonesia pada Piala Asia 2023.
Meski hanya mencetak 1 gol lawan Kuwait belum lama ini, namun peran Marc Klok dalam mengambil tendangan penalti jangan dianggap remeh.
Pemain asal Belanda tersebut menjadi pembeda di lini tengah Tim Garuda, dimana ia mampu menjaga keseimbangan ditengah dengan sangat baik.
Marc Klok aktif dalam membangun serangan, namun ia juga piawai dalam memutuskan memutus serangan lawan, dilansir BANTENRAYA.COM dari kanal youtube TIMNAS SPACE tanggal 19 Juni 2022.
Baca Juga: Link Nonton Drakor Doctor Lawyer Episode 7 Sub Indo, Lengkap dengan Spoiler Terbaru
Sepanjang tiga laga, Marc Klok mencatat rata-rata 3 intersef. Sepanjang laga di penyisihan Piala Asia, gelandang berusia 29 tahun ini mengemas 71 umpan sukses.
Ternyata aksi Marc Klok dengan Timnas Indonesia pun mendapatkan perhatian dari publik sekaligus media asal Belanda. Bahkan, akibat di sorot media Belanda, maka kebaradaan Marc Klok di timnas membuat hebih publik Negeri Kincir angin tersebut.
Adalah Sportnieuws.nl menjadi salah satu media Belanda yang mengulas secara pribadi sosok Marc Klok yang sudah menjadi pemain naturalisasi.
Pemberitaan yang dibuat bernada sangat positif. Bahkan media tersebut mengulas pula keunikan dari Marc Klok kala membela Timnas Indonesia, Marc Klok lahir di Amsterdam dan sama sekali tidak memiliki darah Indonesia, namun ia malah dipercaya menjadi Kapten Indonesia saat melawan Bangladesh dilaga uji coba.
Baca Juga: Jadwal Tayang dan Harga Tiket Film Elvis Presley Hari ini 24 Juni 2022 di Bioskop Bogor
Media terdebut juga memaparkan, sepak terjang pemain Persib Bandung ini, ia pernah bermain untuk klub Jong Ultrech kemudian mulai menjelajahi dunia.
Sebelum ke Indonesia, ia pernah bermain di Skotlandia, Bulgaria dan Inggris. Namun di Indonesia, ia menjadi kerasan, dan mengaku senang bisa membela timnas Indonesia, saat diwawancara salah satu Media Belanda.
“Saya bangga wajah saya terpampang di surat kabar Belanda, serta ada wajah saya di televisi Belanda,” ujar Marc Klok.***



















