BANTENRAYA.COM – Perempuan Politik di Kota Cilegon dianjurkan memiliki wawasan jurnalistik.
Perempuan didorong berwawasan jurnalistik adalan dalam rangka menyongsong era Kota Cilegon baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi.
Agar berawasan jurnalistik itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Cilegon menyelenggarakan pelatihan jurnalistik bagi perempuan politik di Hotel Aston Cilegon, Rabu, 22 Juni 2022.
Pelatihan tersebut diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari anggota Kaukus Perempuan Politik Indonesia atau KPPI Cilegon dan perempuan perwakilan partai politik.
Bertindak sebagai narasumber kegiatan tersebut, Pemimpin Redaksi Harian Umum Banten Raya Muhammad Hilman Fikri.
Kepala DP3AKB Cilegon Agus Zulkarnain mengatakan, pelatihan jurnalistik bagi perempuan politik merupakan bagian dari upaya mendorong dan mewujudkan keberhasilan indeks pembangunan gender di Kota Cilegon.
Baca Juga: Sederet Artis Tanah Air Yang Akhirnya Menikah Dengan Selingkuhan
“Sejalan dengan visi dan misi Pak Wali dan Pak Wakil untuk mewujudkan Cilegon baru, modern, dan bermartabat,” ujarnya kepada Bantenraya.com.
“Kami berupaya menyelenggarakan kegiatan yang menunjang peningkatan indeks pembangunan gender, salah satunya melalui pelatihan jurnalistik bagi perempuan politik ini,” katanya.
Agus mengungkapkan, berhasil tidaknya indeks pembangunan gender ditentukan dengan keterwakilan perempuan di legislatif.
Baca Juga: Sekali Hantam Anggota TNI Ini Pecahkan Kaca Mobil untuk Selamatkan Bayi yang Terkunci di Dalam
“Saat ini di Cilegon baru ada 10 persen dari kuota 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen atau legislatif,” ungkapnya.
“Semoga dengan pelatihan jurnalistik dapat menambah wawasan serta mendorong dan memotivasi perempuan Cilegon untuk memenuhi kuota di DPRD,” ujarnya.
Agus berharap, pelatihan jurnalistik dapat menjadi bekal bagi perempuan Cilegon untuk menciptakan informasi dan literatur yang membawa pada peningkatan indeks pembangunan gender.
Baca Juga: Ungkap Fakta Mengejutkan, Aliando Syarief Ngaku Pernah ‘Ditembak’ Lelaki
Kebutuhan akan informasi yang valid dan relevan merupakan esensi dari kebebasan berpendapat, berserikat, dan berkumpul.
“Kebebasan berpendapat bisa bersinergi dengan wawasan jurnalistik. Kemampuan jurnalistik yang baik diharapkan bisa menunjang dalam penyebaran dan penyampaian pendapat yang bisa diterima oleh masyarakat dengan baik.
“Terlebih lagi dalam rangka mewujudkan Cilegon baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi di Kota Cilegon ini,” ujarnya.
Baca Juga: Alami Pelecehan di Kereta Api? Simak Tata Cara Melapor Agar Pelaku Bisa Ditindak
Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender DP3AKB Cilegon Ati Srikandiwati menambahkan, secara khusus, pelatihan jurnalistik diberikan untuk tujuan mengenalkan kepada peserta.
Agar mengetahui dan mendalami seluk beluk jurnalistik baik itu media massa, media online, trik dan tips dalam penulisan berita di media, dan lain sebagainya.
Hal senada disampaikan Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Jurnalistik DP3AKB Cilegon Siti Zubaedah.
Baca Juga: Usai Polisikan Denise Chariesta, Razman Nasution Kejar Permintaan Maaf Uya Kuya
Menurutnya, wawasan jurnalistik sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dan organisasi dalam meningkatkan peran serta pemahaman dan pengetahuan menulis berita yang berisi tentang pemaparan fakta dan kebenaran informasi yang beredar di lingkungan masyarakat. ***


















