BANTENRAYA.COM – Sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) yang berjumlah 28 jiwa asal Kabupaten Serang bulan depan akan dikirim ke Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat dan ke Kabupaten Paser,Kalimantan Timur. Mereka merupakan warga yang mengikuti program transmigrasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang Diana Ardhianty Utami mengatakan, setelah tertunda dua tahun akibat adanya pandemi Covid-19 program transmigrasi bisa dilanjutkan kembali pada tahun ini.
“Pada bulan Juli kita akan memberangkatkan dua kepala keluarga sebanyak tujuh jiwa ke Kabupaten Paser, Kalimantan Timur dan lima kepala keluarga sebanyak 21 jiwa ke Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat,” ujar Diana saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 6 Juni 2022.
Baca Juga: Info Pemain Melur Untuk Firdaus Lengkap Dengan Akun Instagram dan Link Nonton Sub Indo
Saat ini para calon transmigran tersebut, lanjut Diana, sedang mengikuti pelatihan di Jakarta selama empat hari sebelum mereka diberangkatkan ke tempat tujuan. “Kita juga sebelum mengantarkan taransmigran ini ke Sulawesi dan Kalimantan melakukan pengecekan dulu, apakah sarana prasarana di sana sudah lengkap atau belum,” katanya.
Pengecekan saran parasarana melingkupi rumah yang akan calon transmigran tempati, ketersediaan air bersih, listrik, dan yang lainnya. “Mereka kita antar, begitu sudah serah terima dengan bupati di sana sudah langsung dapat KTPel sana dan bukan KTPel Kabupaten Serang lagi,” tuturnya.
Diana mengungkapkan, para calon transmigran yang mayoritas berasal dari Kecamatan Cinangka tersebut nantinya akan menggarap lahan seluas 2 hektare untuk masing-masing kepala keluarga. “Lahan di sekitar rumah mereka 0,25 hektar dan dan yang 1,75 hektare agak jauh dari rumah mereka,” paparnya.
Baca Juga: Pemkot Serang Minta Pemerintah Pusat Beri Keleluasaan Daerah untuk Mengangkat Honorer
Para calon transmigran tersebut akan terus dipantau ketika mereka sudah tinggal di tempat yang baru dan biaya hidupnya selama satu tahun ditanggung oleh pemerintah pusat. “Biasanya orang Kabupaten Serang yang sudah duluan tinggal di sana mereka menyambut di balai desa sehingga yang baru datang seperti punya keluarga baru,” katanya.***


















