BANTENRAYA.COM – Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untirta bersama dengan PLN UIT JBB UPT Cilegon berencana penyelenggaraan Program Inisiasi Desa Binaan Kampung Inggris.
Demikian terungkap dalam kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris bersama dengan PLN UIT JBB UPT Cilegon, di Ruang Edutaria, Gedung FKIP Untirta Ciwaru.
Ketua Tim Pengusul Program Inisiasi Desa Bina Kampung Inggris Dina Rachmawati menyampaikan, kegiatan itu akan dilaksanakan di Kampung Wisata Sukadiri Kelurahan Kasunyatan, Serang, Banten.
Program inisiasi Desa Binaan Kampung Inggris merupakan wujud pengabdian masyarakat FKIP Untirta untuk memberdayakan dan mengembangkan potensi berbahasa para pemuda Kampung Wisata Sukadiri.
“Program ini diusulkan oleh tim yang terdiri dari Dina Rachmawati, Sutrisno Sadji, Aisyah Hamidiah, Yusti Fargianti, Rosmania Rima dan Dhafid Wahyu Utomo,” katanya
“Salah satu yang akan dilakukan adalah, melakukan peningkatan kompetensi berbahasa Inggris para pemuda Desa Sukadiri, dengan harapan mampu memberi nilai tambah pada kampung wisata ini,” tuturnya.
Baca Juga: Pasien Hepatitis Akut Misterius di Banten Dirawat di RS Mandaya Kota Tangerang
Ia mengaku, pelatihan Bahasa Inggris tetap kontinyu dilakukan di Desa Sukadiri.
Hal tersebut bertujuan agar anak-anak di sana lebih berdaya, karena mereka punya potensi yang luar biasa.
“Akhirnya tercetus ide untuk mengajukan proposal melalui skema CSR. Kebetulan sesuai dengan program nasional karena pemulihan ekonomi pasca Covid terpusat pada desa wisata, jadi cocok pengajuannya,” ungkapnya.
Baca Juga: Aktor Gary Iskak Diringkus Polisi, Usai Pesta Sabu Bersama Empat Orang Temannya
Dina menjelaskan, sebanyak 24 pemuda Desa Sukadiri yang tergabung ke dalam “Sukadiri Squad” akan dilatih selama dua semester oleh para tutor.
Para tutor terdiri atas dosen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Untirta dan didampingi oleh tutor assistant, yakni mahasiswa anggota English Student Association (ESA) yang telah lolos seleksi.
“Semester pertama akan berlangsung pada bulan Mei 2022, lalu dilanjutkan pada semester ganjil di bulan Agustus 2022,” terangnya.
Baca Juga: GAMPANG! Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark di SnapTik, SSS dan Save TikTok
Di lokasi yang sama, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untirta Dase Erwin Juansah menyambut hangat program kerja sama ini.
Menurutnya, patut menjadi tanggung jawab Untirta sebagai perguruan tinggi untuk mendayagunakan ilmu pengetahuan untuk kepentingan masyarakat.
“Kampus sebagai lembaga akademik tentu bukan hanya menjadi sebuah menara gading,” ucapnya.
Baca Juga: Larangan Arab Saudi Mengunjungi Indonesia Tidak Batalkan Haji Tahun 2022
“Artinya, hebatnya di kampus saja, tetapi tidak dirasakan masyarakat. Sebagai penerapan dari tri dharma perguruan tinggi, kami tidak hanya bergerak dibidang pendidikan, tetapi juga pengabdian masyarakat,” tuturnya.
“Ketika diinformasikan bahwa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris akan mendapatkan bantuan dan mengelola program desa binaan dengan pembelajaran Bahasa Inggris, saya sangat menyambut baik,” tegasnya.
Sementara itu, Manajer Umum dan Keuangan TJSL PLN UIT JBB UPT Cilegon Dedy Dwi Sampurna mengungkapkan, Program TJSL (tanggung jawab sosial dan lingkungan) adalah agar setiap instalasi PLN sebisa mungkin memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark Melalui SnapTik, Gratis, Mudah dan Cepat
“Kami adalah unit transmisi, maka warga di sekitar transmisi menjadi prioritas. Rencana kegiatan Kampung Inggris ini menarik, apalagi disinergikan dengan desa wisata,” paparnya.
“Mudah-mudahan bantuan dari PLN memberikan manfaat, yaitu memberi nilai lebih kepada kampung wisata. Semoga sinergi ini tidak berhenti sekali tetapi bisa berkelanjutan,” harapnya. ***
















