Sabtu, 28 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Sabtu, 28 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Naskah Khutbah Jumat Tentang: Jangan Pesimis dalam Menjalani Hidup dan Tetap Berpikiran Positif

Rafly Putra Amy Ramadhan Oleh: Rafly Putra Amy Ramadhan
7 Mei 2022 | 11:08
Contoh Khutbah Jumat Idul FItri 2022 Tentang: Catatan Amal Baik dan Buruk

Berikut ini adalah contoh khutbah Jumat Idul Fitri 2022 terbaru tentang catatan amal baik dan buruk Freepik

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Inilah naskah khutbah Jumat tentang jangan pesimis dalam menjalani hidup dan tetap berpikiran positif.

Bulan Ramadhan yang Agung dan penuh berkah telah berlalu, maka datanglah bulan Syawal menyambut.

Pesimis yang di maksud dalam khutbah Jumat kali ini adalah umat muslim diminta untuk menghindari sifat tersebut.

Naskah khutbah Jumat tentang jangan pesimis dalam menjalani hidup dan tetap berpikiran positif, dikutip dari laman Ngaji.ID, simak artikel ini sampai selesai.

Baca Juga: Ditanya Apakah JIS Boleh Digunakan untuk Acara Keagamaan Umat Non Muslim, Anies: Amat Boleh

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَه،ُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ،

يَأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّـهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّـهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّـهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ اللَّـهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا .

أما بعد

فإن أحسن الكلام كلام الله، وخير الهدي هدي محمد صلى الله عليه وسلم ، وشر الأمور محدثاتها ، وكل محدثة بدعة ، وكل بدعة ضلالة ، وكل ضلالة في النار

Ma’asyiral muslimin, jama’ah shalat jumat yang dirahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala..

Pertama-tama, ketika kita sudah berada di baitullah, di majid Allah Subhanahu wa Ta’ala, lebih-lebih di hari jumat, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengingatkan kita dalam sabdanya. Diriwayatkan oleh sahabat yang mulia Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anha:

إِذَا صَعِدَ الْإِمَامُ الْمِنْبَرَ

“Apabila Imam telah naik mimbar”

فلا يتكلمن أحدكم

“Tidak boleh seseorang untuk berbicara.”

Demikian juga:

وَمَنْ مَسَّ الحَصَى فَقَدْ لَغَا

“Siapa yang memegang kerikil, jumatnya sia-sia.”

Dikatakan kerikil karena di zaman Nabi masjidnya tidak pakai karpet, yang ada kerikil-kerikil kecil. Tapi di zaman now bukan pegang kerikil, pegang HP. Bagaimana shalat kita? “Sia-sia”

Yang kedua, di hari yang mulia ini mari kita saling mengingatkan untuk terus meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah ‘Azza wa Jalla yang bukan sekedar di lisan, tapi aplikasinya. Ketaatan kita terus ditingkatkan dan kemaksiatan berusaha untuk ditekan. Meskipun Ramadhan telah berlalu. Karena malaikat pencatat tidak pernah akan bosan untuk mencatat amalan kita. Dan jangan sampai masuk dalam apa yang disebut oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala dalam surat Al-Kahfi:

…مَالِ هَـٰذَا الْكِتَابِ لَا يُغَادِرُ صَغِيرَةً وَلَا كَبِيرَةً إِلَّا أَحْصَاهَا ۚ وَوَجَدُوا مَا عَمِلُوا حَاضِرًا ۗ وَلَا يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَدًا ﴿٤٩﴾

Penjelasan ayat:

مَالِ هَـٰذَا الْكِتَابِ

Dia kaget ketika dihadapkan kepadanya catatannya: “Siapa yang mencatat ini? Siapa yang punya catatan ini?”

لَا يُغَادِرُ صَغِيرَةً وَلَا كَبِيرَةً

“Yang kecil tidak tersisa, apalagi yang besar.”

وَوَجَدُوا مَا عَمِلُوا

“Semua yang kita perbuat sudah ada catatannya, dan Allah tidak akan mendzalimi sedikitpun hambaNya.”

Poin yang ketiga, di hari yang mulia ini, shalawat dan salam bagi Rasul kita kita perbanyak. Dan ini bukti cinta kita kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Allah telah berfirman dalam surat Al-Hijr ayat yang ke-99:

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ ﴿٩٩﴾

BACAJUGA:

Ilustrasi observasi Excersice Inducesed Asthma. (Dokumentasi Bethsaida Serang)

Jangan Sepelekan Sesak Saat Latihan, Bisa Jadi Tanda Exercise Induced Asthma

28 Februari 2026 | 19:03
Ide Menu takjil Ramadan

Dijamin Mudah! Cek 4 Ide Menu Takjil Sederhana dan Bikin Segar untuk Berbuka Puasa

28 Februari 2026 | 17:16
Undangan Bukber Ramadan

Contoh Undangan Bukber Ramadan 2026, Cocok untuk Dibagikan di Grup WhatsApp!

28 Februari 2026 | 16:59
Liverpool vs West Ham United

Premier League Liverpool vs West Ham United, The Reds Datang dengan Kepercayaan Tinggi

28 Februari 2026 | 16:44

“Beribadahlah kepada Rabbmu sampai datang al-yaqin (maut).” (QS. Al-Hijr[15]: 99)

Yakni sampai kita meninggal dunia. Maka ibadah tidak akan pernah terhenti selama hayat masih dikandung badan. Contoh kita terbaik adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Di akhir hayat beliau, beliau sakit, pingsan, begitu siuman dia bertanya:

أَصَلَّى النَّاسُ

“Apakah orang sudah shalat?”

Dijawab:

فَقِيلَ لَا وَهُمْ يَنْتَظِرُونَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ

“Belum Ya Rasulullah, mereka menunggumu.”

Bayangkan, yang pertama ditanyakan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika sadar dari pingsannya ketika siuman: “Apakah orang sudah shalat?” Ini menunjukkan bahwasanya ibadah tidak boleh terhenti selama hayat masih dikandung badan, terus kita beribadah kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala. Dan kita berharap diwafatkan oleh Allah dalam keadaan beribadah.

Tetapi ingat, ibadah perlu kita ketahui apa yang merusakny, bukan sekedar ibadah. Sebagaimana wudhu ada pembatalnya, sebagaimana shalat ada pembatalnya, maka Allah terangkan di dalam surat Az-Zumar, Allah mengingatkan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Apa kaata Allah?

…لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ…

“Ya Muhammad, kalau engkau berbuat syirik..”

Nabi tidak mungkin akan berbuat syirik, Nabi tidak mungkin akan membagi-bagi hak kepada selain Allah, tidak mungkin. Tetapi inilah dia bahayanya akan kesyirikan. Kenapa?

…لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ…

“Seluruh amalanmu akan hancur lebur”

Kemudian Allah terangkan juga surat Al-An’am ketika mengingatkan para Anbiya’. Apa kata Allah ‘Azza wa Jalla?

وَلَوْ أَشْرَكُوا

“Kalau mereka (para Nabi) itu syirik.”

لَحَبِطَ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Hancur seluruh amal perbuatan mereka.”

Maka oleh karena itu para hadirin yang dirahmati oleh Allah ‘Azza wa Jalla..

Nabi kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam diutus oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala ketika penduduk bumi, ketika kufar Quraisy, ketika orang-orang Madinah tenggelam dalam kesyirikan. Maka Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam diutus oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala untuk mengeluarkan manusia ini dari alam kegelapan, kejahilan, kemusyrikan, menuju terang-benderangnya ilmu, menuju terang benderangnya iman, menuju terang benderangnya tauhidullah Tabaraka wa Ta’ala. Salah satunya adat istiadat jahiliyah yang mengandung unsur kesyirikan adalah mereka:

يتشاءمون من شهر شوال

“Mereka pesimis dengan bulan Syawal.”

Yang mana dahulu mereka tidak berani untuk menikah di bulan Syawal. Ibunda ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha menceritakan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dalam shahihnya:

تَزَوَّجَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّالٍ

“Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menikahi aku bulan Syawwal. “Dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pun mendatangi ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha juga pada bulan Syawal.”

Maka kita kaum muslimin bersyukur dizaman sekarang ini. Para pemuda yang sudah diberikan kemampuan untuk menikah, betapa banyaknya yang menikah di bulan Syawal. Dan ini mengingatkan kita wahai para jomblo, mari menikah kalau sudah ada kemampuan. Kenapa? Karena zaman sekarang zaman yang penuh dengan fitnah yang tidak terelakkan.

Maka Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam mengatakan:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ

“Wahai para pemuda.”

مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ،

“Kalau sudah ada kemampuan menikah, mari menikah.”

فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ،

“dia lebih menundukkan pandangan (mata tidak terlalu liar). 

وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ

“Lebih menjaga kehormatan kita.”

Kenapa?

Karena ada tempat pelampiasannya. Dan ketika kita melampiaskan syahwat kita pada jalan yang benar, maka itu adalah sedekah. Nabi bersabda:

وَفِي بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ

“Seorang suami menggauli istrinya itu adalah dia bersedekah.”

Sahabat heran: “Ya Rasulullah, seorang melampiaskan nafsu syahwatnya dia bersedekah?”

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab:

أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِي حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ

“Hai sahabatku, coba sekiranya nafsu syahwatnya dilampiaskan kepada yang haram, apakah dia berdosa?”

Sahabat menjawab: “Berdosa Ya Rasulullah.”

فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِي الْحَلَالِ كَانَ لَهُ أَجْرًا

“Maka demikian juga ketika dia letakkan pada yang halal, maka dia bersedekah dan mendapatkan pahala dari Allah Tabaraka wa Ta’ala.”

Kita bersyukur kaum muslimin sudah merusak tradisi Jahiliyyah yang diagungkan oleh orang-orang Jahiliyyah yang ditakuti oleh orang-orang Jahiliyyah, mereka pesimis dengan bulan Syawal. Islam datang meluruskannya, maka kita pun mengikutinya.

Mudah-mudahan Allah Tabaraka wa Ta’ala menjadikan kita orang-orang yang benar-benar mengikuti jalannya Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bukan saja dalam satu masalah, tapi kita berusaha secara kaffah, yang Allah terangkan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً

“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian kedalam Islam secara menyeluruh.” (QS. Al-Baqarah[2]: 208)

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah kedua – Khutbah Jumat Bulan Syawal Singkat Tentang Pesimis di Bulan Syawal

الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على رسوله الأمين

المبعوث رحمة للعالمين سيد الأولين والآخرين نبينا محمد وعلى اله واصحابه اجمعين

ايها المسلمون رحيمي ورحمة الله

Hakikatnya orang-orang yang masih pesimis entah itu dengan suara burung, angka 13 kecuali gaji 13 atau yang lainnya, ingat sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim. Nabi bersabda:

لاَ عَدْوَى

“Tidak ada penyakit menular dengan sendirinya seperti keyakinan Jahiliyah, dia menular dengan izin Allah Tabaraka wa Ta’ala.”

وَلاَ طِيَرَةَ

“Tidak ada juga pesimis dengan suara burung”

وَلَا هَامَةَ

“Tidak ada juga pesimis dengan suara burung hantu”

Tidak boleh pesimis dengan suara burung hantu! (Misalnya beranggapan) akan ada leak.

وَلَا صَفَرَ

“Tidak ada juga pesimis dengan bulan Safar” Tepatnya Rabu terakhir pada bulan Safar yang diistilahkan “Rebo bontong”. Hakikatnya inilah keyakinan Jahiliyyah yang sebagiannya masih di tengah-tengah kaum muslimin bahkan dijadikan adat istiadat yang jelas bertentangan dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Ingat, orang-orang yang menyandarkan ini hari baik, ini hari tidak baik, ini bulan baik, ini bulan tidak baik dan semisalnya ia telah menyakiti Allah Tabaraka wa Ta’ala. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam shahihnya, Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ

“Anak Adam menyakiti Aku”, kata Allah.

يَسُبُّ الدَّهْرَ

“dia mencela masa” Ini baik, ini tidak baik, ini sial, ini tidak sial.

وَأَنَا الدَّهْرُ

“Aku yang punya masa itu”, kata Allah.

Kenapa?

أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ

“Aku yang membolak-balikkan siang dan malam tersebut.”

Maka Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah menjelaskan bahwa tidak ada namanya kesialan. Sekiranya ada kesialan itu pada tiga hal. Kalau ada, tapi tidak ada. Kita mendapatkan perbuatan buruk atau kita mendapatkan nasib sial dan semisalnya itu semata-mata karena dosa kita, karena kesalahan kita. Tidak ada hubungannya datangnya burung dengan kesialan, ada maling. Tidak ada hubungannya bersuara burung hantu dengan leak, tidak ada sama sekali.

Maka kesialan itu hakekatnya adalah karena perbuatan dosa kita sendiri. Mudah-mudahan Allah ‘Azza wa Jalla mengampuni kesalahan kita, Allah ‘Azza wa Jalla mengampuni dosa-dosa kita, Allah Subhanahu wa Ta’ala tunjuki kita jalannya para Anbiya, jalannya para Rasul, jalannya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang Allah jamin dia untuk masuk ke dalam surgaNya.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِيَ الْحَاجَاتْ

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

2x اللهم قنا عذابك يوم تبعث عبادك

اللهم آمنّا في أوطاننا

اللهم اصلح ولاة أمورنا ووفقهم لما تحبه وترضاه

اللهم اجعل هذا البلد آمناً مطمئناً سخاءً رخاءً وسائر بلاد المسلمين

اللهم ولي على المسلمين خيارهم

اللهم ولي علينا خيارنا يارب العالمين

ربنا اتنا في الدنيا حسنه وفي الاخره حسنه وقنا عذاب النار

وصلي اللهم على نبينا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين

واخر دعوانا ان الحمد لله رب العالمين

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وَآخِرُ دَعْوَاناَ أَنِ الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Baca Juga: Dampak Kemacetan di Tol Trans Jawa, Bus Terlambat 4 Jam Tiba di Terminal Seruni Cilegon

Itulah tadi naskah khutbah Jumat tentang jangan pesimis dalam menjalani hidup dan tetap berpikiran positif.***

Editor: Administrator
Tags: pesimis
Previous Post

Dapat Tawaran Kerja Pasca Lebaran? Lakukan 3 Langkah Ini

Next Post

Contoh Khutbah Jumat Tentang: Tanggung Jawab jadi Orang Kaya, Sampaikan Kepada Jamaah Jumat

Related Posts

Ilustrasi observasi Excersice Inducesed Asthma. (Dokumentasi Bethsaida Serang)
Nasional

Jangan Sepelekan Sesak Saat Latihan, Bisa Jadi Tanda Exercise Induced Asthma

28 Februari 2026 | 19:03
Ide Menu takjil Ramadan
Nasional

Dijamin Mudah! Cek 4 Ide Menu Takjil Sederhana dan Bikin Segar untuk Berbuka Puasa

28 Februari 2026 | 17:16
Undangan Bukber Ramadan
Nasional

Contoh Undangan Bukber Ramadan 2026, Cocok untuk Dibagikan di Grup WhatsApp!

28 Februari 2026 | 16:59
Liverpool vs West Ham United
Nasional

Premier League Liverpool vs West Ham United, The Reds Datang dengan Kepercayaan Tinggi

28 Februari 2026 | 16:44
Premier League Leeds vs Man City
Nasional

Premier League Leeds United vs Manchester City, Ambisi The Citizens Raih Kemenangan untuk Pangkas Jarak dari Arsenal

28 Februari 2026 | 15:55
Bojan Hodak Pelatih Persib Bandung
Nasional

Komentar Hodak atas Kemenangan Besar Persib Bandung vs Madura United: Sangat bagus kami…

28 Februari 2026 | 15:28
Load More

Popular

  • Walikota Serang Budi Rustandi menunjukkan dokumen bukti pembayaran gaji ratusan guru PPPK paruh waktu kepada sejumlah wartawan di Setda, Pemkot Serang, Kamis 26 Februari 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

    Budi Rustandi Tegaskan Pemkot Serang Tidak Zalim, Gaji Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Telah Dibayar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pensiunnya Kepala Distan Banten Agus Tauchid Jadi Momentum Evaluasi Ketahanan Pangan Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitra Strategis Pemerintah, Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Serang Periode 2026-2031 Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dindikbud Banten Gelar Forum Renja OPD 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Siapkan 50 Bus Mudik Gratis, Pendataran Segera Dibuka Via Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPKP Banten Pelototi Perencanaan Penganggaran Pemkot Serang, 5 Sektor Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengisian 6 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Setelah Mutasi Eselon III dan IV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesanan Terhenti Setelah 30 Tahun, Perajin Topi Pandan Pandeglang Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ilustrasi observasi Excersice Inducesed Asthma. (Dokumentasi Bethsaida Serang)

Jangan Sepelekan Sesak Saat Latihan, Bisa Jadi Tanda Exercise Induced Asthma

28 Februari 2026 | 19:03
Kantah Kab Serang

Kantah Kab.Serang : Menjaga Rumah Ibadah, Menjamin Ketenangan Umat

28 Februari 2026 | 17:46
Pemateri Muhamad Nurdin menyampaikan materi dalam pelatihan Hisab Rukyat yang digelar DKM Mushala Nurul Yakin, Kampung Cinadul, Suskur Gading, Bojonegara, Serang, Jumat 27 Februari 2026 malam.

Isi Ramadan, DKM Musala Nurul Yakin Bojonegara Gelar Pelatihan Hisab Rukyat

28 Februari 2026 | 17:27
Ide Menu takjil Ramadan

Dijamin Mudah! Cek 4 Ide Menu Takjil Sederhana dan Bikin Segar untuk Berbuka Puasa

28 Februari 2026 | 17:16

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda