BANTENRAYA.COM – Alat pendeteksi dini yakni Inexpensive Device for Sea Level Measurement (IDSL) terpasang di Pulau Rakata, Kawasan Gunung Anak Krakatau, Minggu 30 April 2022.
Alat pendeteksi dini tsunami tersebut dipasang atas kerja sama BMKG, Badan Geologi, Kementerian Kelautana dan Perikanan, Kemenkominfo, dan Balawista.
Terkait dengan dipasangnya alat pendeteksi dini tsunami tersebut diinformasikan oleh Organisasi Amatir Radio Republik Indonesi (ORARI) di group relawan kebencanaan Kabupaten Serang.
Baca Juga: Link Tiket Nonton Film KKN Di Desa Penari Lengkap dengan Harga dan Sinopsisnya
Dalam keterangan yang dibuat ORARI, alat tersebut dipasang di mercusar Pulau Rakata.
Alat tersebut nerfungsi sebagai alat pendeteksi dini tsunami yang menginformasikan melalui pergerakan air laut.
Gelombang tsunami yang bersumber dari Kepulauan Krakatau yang berjarak sekitar 47 kilometer ke daratan pesisir Selat Sunda dengan durasi 25 sampai 30 menit sebelum sampai ke daratan.
ORARI juga menginformasikan kepada para pelaku pariwisata bahwa signal akan segera hadir di areal krakatau sehubungan BTS telah terpasang di Pulau Subesi untuk mendukung berfungsinya alat tersebut IDSL tersebut.
Kemudian ORARI juga mengahak semua pihak agar menjaga alat tersebut.
“Saya masih menggali informasi kapan dipasangnya dan siapa yang memasangnya. Iya masih baru,” kata admin ORARI kepada Bantenraya.com, Selasa 3 Mei 2022. ***

















