BANTEN RAYA.COM – Shalat Idul Fitri adalah salah satu ibadah yang dilakukan pada Hari Raya Idul Fitri.
Sebelum menunaikan shalat Idul Fitri, setiap muslim dianjurkan untuk memilih jalan berbeda saat berangkat menuju ke masjid dan pulang menuju rumah setelah shalat Id.
Sebab, memilih jalan berbeda pulang shalat Id salah satu sunnah Rasulullah SAW.
Baca Juga: Jalur Protokol Kota Cilegon Macet Dampak Puncak Arus Mudik, Ini Jalur yang Wajib Dihindari
Dikutip Bantenraya.com dari laman nu.or.id, Jumat 29 April 2022.
Seseorang dianjurkan pada saat berangkat dan pulang dari sholat id dengan menggunakan jalan yang berbeda.
Hal ini sebagaimana disebutkan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Ghuniyatul Thalibin. Ia mengatakan:
ويستحب إذا خرج المؤمن إلى صلاة العيد في طريق أن يرجع في طريق أخرى لما روى ابن عمر أن النبي صلى الله عليه وسلم أخذ يوم العيد في طريق ورجع في طريق أخرى
Artinya, “Orang Mukmin dianjurkan pergi dan pulang dari shalat id dari jalan yang berbeda karena Ibnu Umar menyatakan bahwa Nabi SAW pergi dan pulang shalat id dari jalan yang berbeda.”
Anjuran pergi dan pulang shalat id dari jalan yang berbeda ini adalah hasil pemahaman terhadap tindakan Rasulullah.
Baca Juga: One Piece Chapter 1048 Kapan Tayang? Begini Spoiler, Jadwal Tayang hingga Link Baca
Menurut Syekh Abdul Qadir, ulama berbeda pendapat terkait kenapa Rasulullah pergi dan pulang shalat id dari jalan yang berbeda.
Ada yang mengatakan tujuan Rasulullah ini adalah untuk mempercepat perjalanan pulang.
Maksudnya, Rasulullah kemungkinan pada saat ke masjid melewati jalan yang panjang karena pahalanya semakin banyak dan pulang lewat jalan yang dekat supaya cepat sampai.
Baca Juga: Doa Malam Lailatul Qadar Lengkap Niat dan Tata Cara Shalat Sunah
Ada juga yang mengatakan, melihat wajah Rasulullah merupakan kebahagiaan tersendiri dan rahmat, karena itu ia melewati jalan yang berbeda agar semuanya mendapat rahmat.
Pandangan lain mengatakan, setiap tanah di muka bumi ini senang diinjak Rasulullah, supaya tidak cemburu satu sama lainnya, ia melewati jalan yang berbeda.
Ada pula yang mengatakan, Rasulullah melewati jalan berbeda agar bisa bersedekah kepada masyarakat.
Kalau melewati satu jalan, sedekahnya tidak merata. Oleh karena itu, ia melewati jalan yang berbeda supaya sedekahnya merata.
Selain itu, masih ada tafsiran lain terkait anjuran pergi dan pulang melalui jalan yang berbeda ini.
Setiap tafsiran ini tentu tidak bisa diklaim sebagai kebenaran, karena Rasulullah sendiri tidak menjelaskan alasan mengapa beliau pulang dan pergi shalat id dari jalan yang berbeda.
Baca Juga: Contoh Teks Ceramah Akhir Ramadhan Menjelang Idul Fitri Singkat dan Padat
a tetap menganjurkan untuk melakukan apa yang dilakukan Rasul tersebut, karena memang tidak semua apa yang dilakukan Rasul bisa dirasionalkan. Wallahu a‘lam.
Demikian penjelasan singkat tentang memilih jalan yang berbeda saat berangkat ke masjid dan pulang dari masjid.
Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan. Aamiin Ya Rabbal Alamiin. ***

















