BANTENRAYA.COM- Berikut ini tata cara sholat Idul Fitri lengkap dengan niat bahasa Arab dan artinya.
Umat Islam akan melaksanakan Sholat Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal atau setelah menjalankan puasa selama Ramadhan.
Hukum melaksanakan Sholat Idul Fitri adalah sunnah muakkadah yaitu sangat di anjurkan.
Secara umum syarat dan rukun shalat Idul Fitri sama sebagaimana shalat wajib lima waktu.
Namun ada beberapa tambahan yang sifatnya sunnah, waktu sholat dimulai sejak matahari terbit sampai masuk waktu shalat dhuhur.
Berikut ini tata cara sholat Idul Fitri lengkap dengan Niat dan artinya yang dikutip daru NU Online.
Baca Juga: CATAT! Ini Jadwal Pengumuman Kelulusan SMA dan SMK di Banten
1. Niat
niat shalat Idul Fitri di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram (membaca Allâhu akbar), dan disunnahkan untuk melafalkan niat sebelumnya.
Berikut lafal niatnya.
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini ma’mûman (jika jadi imam pakai “imaman”) lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
Baca Juga: Viral Video Chandrika Chika Rp20 Juta, Begini Reaksi Puput Sudrajat saat Dituding jadi Penyebabnya
2. Membaca doa ifititah, kemudian disunnahkan untuk tabir sebanyak tujuh kali.
Di sela-sela tiap takbir dianjurkan untuk membaca lafal berikut
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allâhu akbar kabîran, wal ḫamdulillâhi katsîran, wa subḫânallâhi bukratan wa ashîla
Artinya: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.”
Baca Juga: Bacaan Takbiran Sambut Idul Fitri 1443 H Tersedia Versi Pendek dan Panjang, Lengkap dengan Artinya
Atau bisa juga lafal ini
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subḫânallâhi wal ḫamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar
Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”
3. Membaca surat Al-Fatihah. Setelah itu disunnahkan untuk membaca surat Al-A’la, lalu dilanjut ke ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.
4. Setelah takbir untuk berdiri rakaat kedua, disunnahkan untuk takbir sebanyak lima kali seperti takbir pada rakaat pertama.
Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan dianjurkan membaca surat Al-Ghasiyah. Lalu lanjut ke ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.
5. Selesai salam, jamaah dianjurkan untuk mendengarkan khutbah yang disampaikan khatib terlebih dulu, jangan dulu beranjak dari tempat.***

















