BANTENRAYA.COM – Berikut ini adalah 5 puisi untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2022.
Hari Kartini merupakan hari spesial yang diberikan kepada R.A Kartini, seorang pahlawan nasional yang dikenal sebagai tokoh emansipasi perempuan dan memperjuangkan kesetaraan gender.
Hari Kartini sendiri diambil dari tanggal lahir R.A Kartini diperingati tepat di hari lahirnya 21 April 1879.
Baca Juga: Kejari Serang Geledah Tiga Kantor di Pemkot Serang
Hari Kartini dicetus pertama kali oleh Presiden Soekarno dalam keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 tahun 1964 tertanggal 2 Mei 1964.
Untuk memeriahkan Hari Kartini, berikut Bantenraya.com sajikan 5 puisi menyentuh hati kaum perempuan yang dikutip dari berbagai sumber.
Puisi cocok dibacakan untuk peringatan Hari Kartini di sekolah atau lomba bertemakan pahlawan nasional perempuan ini.
Baca Juga: Teks Kultum Ramadhan Singkat Tentang: Apakah Tidurnya Orang Berpuasa adalah Ibadah?
1. Raden Ajeng Kartini
Membebaskan kaum perempuan dari keterbelakangan
Ingin memajukan pendidikan kaum perempuan
Terpengaruh gadis-gadis asing yang berpikiran maju
Berpengaruh dari banyak membaca buku
Berkomunikasi dengan orang-orang berpendidikan
Kartini
Kehadirannya bermaksud mengubah adat lama yang menghalangi kemajutan perempuan
Segala upaya ia perjuangkan
Cita-cita dan semangatnya telah tertuang dalam sejarah
Bukan sekadar berbentuk surat yang dikirim ke sahabatnya
Kartini
Gambaran kemajuan berpikir
Meski di situasi politik yang teramat sulit kala itu
Raden Ajeng Kartini
Tekad keberanian menghadapi kolonial
Kini abadi namanya dalam lembar kemajuan bangsa
2. Kartini
Kartini
Engkau menggambarkan penderitaan perempuan Jawa
Terbelenggu tradisi
Dilarang belajar
Dipingit
Dan harus siap berpoligami dengan laki-laki yang tak dikenal.
Baca Juga: Link Nonton dan Sinopsis Drakor Love All Play, Tayang Perdana Malam Ini
Kartini
Kehadirannya mendobrak tradisi
Bicara lantang menentang
Ia melawan
Keinginan mendobrak tradisi yang menghambat kemajuan.
Kartini
Ide-idenya brilian
Ia menegaskan
Pendidikan mutlak perlu mengangkat derajat perempuan Indonesia.
Kartini
Jasa-jasamu di masa lalu
Pengajaran kepada perempuan
Terkenang
Membangun bangsa berkembang.
Baca Juga: Jasa Raharja Banten Perketat Penempatan Petugas di Seluruh Kantor Samsat di Banten
3 R.A Kartini
150 surat ditulisnya
Bagi RA Kartini kala itu, barangkali tak ada cara lain
Menyampaikan keakarban ke bangsa Eropa
Surat tanda kemajuan kala itu.
Kartini
Berkutat pada nasib pendidikan perempuan di tanah airnya
Ia ingin mengubah luka berat dan hancur kejamnya kehidupan
Kartini
Pemikirannya tajam
Mengajarkan perempuan masa kini untuk terus kritis
Melawan segala penindasan.
Baca Juga: Link Nonton Green Mothers Club Sub Indo Episode 5 dan 6 Lengkap dengan Jadwal Tayang
4. Pembelajaran dari Kartini
Kartini terus berupaya mengasah pemikirannya yang semakin tajam
Ia mengetahui
Dirinya tak akan temukan jawaban yang ia pertanyakan pada buku pelajaran
Karena ia paham, belajar tanpa bimbingan guru kurang berguna.
Namun
Kartini tidak pernah lepas dari buku-buku
Pergerakan membebaskan kaum perempuan dari keterbelakangan karena terpengaruhi Buku-buku yang banyak ia baca
Dan berkomunikasi dengan orang-orang berpendidikan.
Nampaknya bagi Kartini, Literasi menjadi poin membangun peradaban.
Baca Juga: Deddy Corbuzier dan Thariq Halilintar Terlihat Akrab: Chandrika Chika Lu Masuk Jebakan
5. Pesan untuk Kartini Masa Kini
Ingatlah emansipasi merupakan corak dari kehidupan kaum perempuan
Perempuan yang beradab dan terpelajar menjadi penolong dan pembantu berharga bagi laki-Laki
Anak-anak perempuan harus diperjuangkan pendidikan dan pengajarannya
Ingatlah ada dua macam bangsawan yang harus engkau ketahui;
Bangsawan pikiran
Bangsawan budi
Lebih baik memiliki dua gelar bangsawan itu
Setidaknya ada salah satunya.
Ingatlah kewajiban seorang pendidik belumlah selesai;
Jika hanya baru cerdaskan pikiran, belum boleh dikatakan selesai;
Masih ada pekerjaan mendidik budi meskipun tidak ada hukum kewajibannya.
Namun setidaknya sebagai ibu, perlu dikembalikan pekerjaan ini, sanggupkah saya?
Demikian 5 puisi untuk merayakan Hari Kartini 21 April 2022, syair menyentuh hati kaum perempuan. ***




















