BANTENRAYA.COM- Kejari Lebak melakukan penandatanganan kesepahaman dengan Badan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Lebak, serta Badan Pertanahan Nasional Lebak di di Aula Kejari Lebak, Rabu 13 April 2022.
MoU antara ketiga lembaga tersebut, bertujuan untuk melakukan penyelamatan aset milik Pemkab Lebak dengan membentuk program aplikasi sistem kelola aset antara BKAD, Kejaksaan dan BPN (Kabayan).
“MoU ini merupakan upaya penyelamatan tanah aset Pemkab Lebak,” Kepala Kejari Lebak ST Hapsari.
Baca Juga: 6 Tips Pola Makan Sehat di Hari Lebaran, Jangan Sampai Ginjal Terbebani
Dia mengatakan, Kejari Lebak sangat menyambut baik kolaborasi penyelamatan aset tanah Pemkab, karena sejalan dengan instruksi Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mencegah munculnya mafia tanah yang bisa saja terjadi di Lebak.
Lantaran itu, melalui proyek perubahan, Kejari Lebak berusaha melakukan inovasi untuk memberikan sumbangsih kepada masyarakat khususnya untuk menyelamatkan aset negara ini melalui aplikasi si Kabayan sesuai dengan perintah Jaksa Agung dengan memanfaatkan digitalisasi.
“Mafia tanah juga menjadi salah satu prioritas penanganan sesuai dengan pengimplementasian perintah Pak Jaksa Agung terkait pemberantasan mafia tanah. Akan dilibatkan juga ahli IT yang akan merancang digitalisasi dalam kolaborasi ini,” kata ST Hapsari.
Baca Juga: Bacaan Qunut Malam ke 15 Ramadhan Lengkap Arab Latin dan Terjemahan
Kepala BKAD Lebak Halson Nainggolan menyambut baik dengan ajakan kolaborasi antara Kejari Lebak, BKAD dan BPN Lebak.
“Kita tahu fungsi dan tugas Kejari, salah satu tugasnya yaitu menjaga aset-aset Pemkab. Kami sangat terbantu dengan proyek si Kabayan yang diluncurkan Ibu Kajari,” kata Halson.
Kepala BPN Lebak Agus Sutrisno mengatakan, aplikasi si Kabayan yang diluncurkan oleh Kejari Lebak sangat bermanfaat bagi semua pihak, kaitannya dengan urusan aset tanah.
Baca Juga: Tarif Bus MPM dari Bandung dan Jakarta ke Sumatera Barat Angkutan Lebaran 2022
“Ada keinginan kita, agar tiga institusi ini bisa mengelola mengamankan aset milik pemkab Lebak. Pengelolaan dan pengamanan aset ini didukung dengan aplikasi Si Kabayan. Kami Sangat mendukung, karena manfaatnya sangat besar,” kata Agus. ***



















