BANTENRAYA.COM – Simak baik-baik artikel ini menjelaskan tentang tata cara, bacaan niat, besaran dan manfaat membayar zakat fitrah.
Membayar zakat fitrah merupakan salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan di bulan Ramadan.
Tujuan membayar zakat fitrah untuk membersihkan diri, selain itu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama muslim.
Lalu, kapan waktu yang tepat membayar zakat di bulan Ramadan?
Simak tata cara, niat, serta jenis-jenis zakat fitrah yang perlu diketahui umat Islam.
Baca Juga: Tarif Bus PO Agra Mas Rute Jakarta Wonogiri, Double Deck Rp 620 Ribu
Dikutip Bantenraya.com dari situs Badan Amil Zakat Nasional, zakat fitrah disebut juga sebagai zakat al-fitr.
Ini adalah zakat yang diwajibkan untuk lelaki dan perempuan muslim yang dilakukan pada bulan Ramadan.
Hukum zakat ialah wajib. Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW bersabda dalam salah satu hadis berikut, yang artinya:
“Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan zakat fitrah (pada bulan Ramadan kepada setiap manusia).” (HR. Bukhari – Muslim).
Waktu tepat membayar zakat fitrah saat memasuki saat futur (berbuka puasa) pada Idul fitri. Para ulama berpendapat, muslimin diutamakan membayar di hari terakhir Ramadan.
Baca Juga: Kumpulan Peristiwa Sejarah 10 April, dari Lahirnya Kota Jepara Hingga Letusan Gunung Tambora
Sementara itu, sunah hukumnya membayar zakat seusai Subuh menjelang salat Idul Fitri.
Karena itu, perlu mengetahui bagaimana cara membayar zakat fitrah sesuai dengan ajaran Islam.
Jenis Zakat Fitrah yang Harus Dibayarkan
cara membayar zakat fitrah-1
Hadis Rasulullah SAW menyebutkan,
“Barangsiapa yang menunaikan zakat fitri sebelum salat Id, maka zakatnya diterima,
Dan barangsiapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud).
Baca Juga: Kultum Ramadhan Singkat dengan Tema: Hubungan Al-Quran dengan Kesehatan Jiwam
Diketahui, zakat fitrah diberikan dalam bentuk beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.
Kualitas beras atau makanan pokok harus sesuai dengan yang dikonsumsi sehari-hari.
Namun, beras atau makanan pokok tersebut dapat diganti dalam bentuk uang dengan nilai yang setara 2,5 kg atau 3,5 liter beras.
Tata Cara Zakat Fitrah
Pada Instagram Kementerian Agama, @kemenag_ri, disebutkan tentang kebijakan cara bayar zakat fitrah.
Dalam S.E Menag No.6/2020, menjelaskan aturan tentang tata cara pembayaran zakat bulan Ramadan di tengah pandemi COVID-19.
Baca Juga: Kultum Singkat untuk Bulan Ramadhan, Tentang Waktu Anda Terbatas
“Masyarakat diimbau membayar zakat fitrah di awal Ramadan agar bisa lebih cepat didistribusikan dan dimanfaatkan oleh Mustahik.
Ini adalah orang yang berhak menerima zakat dalam masa krisis saat ini,” tulis imbauan Kemenag tersebut.
Dikutip Bantenraya.com dari Dompet Dhuafa, berikut ini tata cara membayar zakat di bulan Ramadan sesuai dengan ketentuan Islam yang bisa dilakukan.
1. Membayar dengan Makanan Sehari-hari
Zakat diambil dari makanan pokok sehari-hari. Oleh sebab itu, perlu memerhatikan dan mengingat-ingat, makanan apa saja yang paling sering dikonsumsi sehari-hari.
Bila setiap hari makan nasi, berarti makanan pokok yang perlu dizakatkan adalah beras terbaik.
Baca Juga: Download Game GTA 5 Mod Combo di Sini, Bisa Dimainkan Lewat Android
Selain dengan beras, zakat fitrah bisa dibayarkan pakai uang tunai dengan nominal harga yang setara.
2. Tentukan Tanggungan Zakat
keluarga
Orang yang perlu membayar zakat adalah diri sendiri. Namun, bila ada tanggungan keluarga, perlu juga membayarkan zakat untuk mereka. Seseorang juga bisa membayar zakat untuk orang tuanya.
3. Temukan Amil yang Tepercaya
Tata cara membayar zakat di bulan Ramadan selanjutnya adalah mencari dan menemukan amil yang dapat dipercaya.
Amil adalah lembaga atau seseorang yang bantu mengurus segala kepentingan umat Islam.
bisa membayar zakat di masjid dekat rumah atau secara online dari situs terpercaya.
Baca Juga: Daftar Tarif Bus PO Murni Jaya Arus Mudik Lebaran 2022 ke Berbagai Daerah di Jateng dan Jatim
4. Lakukan Niat Zakat
Tata cara membayar zakat fitrah di bulan Ramadan selanjutnya adalah jangan lupa membaca niat sebelum membayar.
Hal ini perlu disesuaikan dengan tanggungan zakat tersebut dibayarkan.
5. Perhatikan Batasan Bayar
Bila membayar zakat di masjid, bisa langsung diserahkan dalam bentuk beras atau uang tunai.
Dikutip Bantenraya.com dari NU Online, batas akhir pembayaran zakat sebaiknya adalah pagi hari sebelum salat Idul Fitri.
Sebaik-baiknya, membayar zakat saat hari-hari terakhir bulan Ramadan menjelang buka puasa.
6. Berdoa Usai Membayar Zakat
Setelah menyerahkan zakat, tata cara membayar selanjutnya adalah dengan berdoa kepada Allah SWT.
Baca Juga: 15 Link Twibbon Hari Kartini 21 April 2022 Desain Unik dan Lucu, Bisa Download dari Sekarang
Doa setelah zakat yang bisa dipanjatkan yaitu: Rabbanaa taqabbal minna innaka antas samii’ul ‘aliim(u).
Artinya: “Ya Allah terimalah (amal ibadah) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
7. Coba Ikhlas dan Tidak Pernah Mengungkit
Setelah menunaikan ibadah zakat, alangkah baiknya bila mengikhlaskannya.
Jangan pernah mengungkit tentang jumlah nominal zakat yang dibayarkan.
Niat Zakat Fitrah
Saat melaksanakan zakat fitrah, dianjurkan bagi umat muslim untuk membaca doa niat zakat.
Berikut ini segilintir doa niat zakat fitrah yang wajib dan keluarga ketahui:
1. Niat Diri Sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala
Baca Juga: Download Game GTA 5 Mod Combo di Sini, Bisa Dimainkan Lewat Android
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardu karena Allah Taala.”
2. Niat Zakat untuk Diri dan Keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardu karena Allah Taala.”
3. Niat untuk Anak Perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ……(sebutkan nama), fardu karena Allah Taala.”
4. Niat Zakat untuk Anak Laki-laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ……(sebutkan nama), fardu karena Allah Taala.”
5. Niat untuk Orang yang Diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (……) fardhan lillahi ta’ala
Baca Juga: Tarif Bus PO Agra Mas Rute Jakarta Wonogiri, Double Deck Rp 620 Ribu
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk……..(sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Taala.”
6. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardu karena Allah Taala.”
Keutamaan Membayar Zakat Fitrah
Ketika membayar zakat fitrah, seseorang akan mendapat keutamaan dan manfaat yang tak terhingga.
Apa saja keutamaan dari menunaikan zakat? Berikut ulasannya:
1. Menghilangkan Keburukan Diri
Melaksanakan zakat fitrah juga memiliki keutamaan atau manfaat. Salah satunya adalah menghilangkan kejelekan yang ada pada diri manusia.
Sebagaimana disebutkan dalam salah satu hadis berikut ini:
“Barangsiapa membayar zakat hartanya, maka kejelekannya akan hilang dari dirinya.” (HR. al-Haitsami).
Baca Juga: Jelang Aksi 11 April 2022, Sejumlah Pentolan BEM SI Dapat Intimidasi, Hoaks hingga Teror
2. Diampuni Segala Dosa
Keutamaan zakat yang lainnya, yaitu menghapuskan kesalahan.
Seorang muslim yang membayar zakat akan dibukakan pintu rezeki dan dihapuskan kesalahannya.
Manfaat sedekah kerap disebutkan Allah SWT dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 245, Allah berfirman:
مَنْ ذَا الَّذِيْ يُقْرِضُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗٓ اَضْعَافًا كَثِيْرَةً ۗوَاللّٰهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۣطُۖ وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ
Artinya:
“Barangsiapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.”
3. Mendapatkan Petunjuk Allah SWT
Salah satu manfaat zakat fitrah adalah diberikan petunjuk oleh Allah SWT dalam setiap kesulitan maupun kebimbangan.
Hal ini kerap disebutkan Allah SWT dalam Alquran surah At- Taubah ayat 18, Allah berfirman:
Baca Juga: Download Game GTA 5 Mod Combo di Sini, Bisa Dimainkan Lewat Android
اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَ ۗفَعَسٰٓى اُولٰۤىِٕكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ
Artinya:
“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah,
Dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah.
Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.”
4. Harta Menjadi Lebih Berkah
Keutamaan zakat selanjutnya, yaitu dapat menjadikan harta yang dimiliki menjadi lebih berkah.
Baca Juga: Daftar Tarif Bus PO Murni Jaya Arus Mudik Lebaran 2022 ke Berbagai Daerah di Jateng dan Jatim
Dengan demikian, setiap muslim yang menunaikan zakat maka harta yang dimilikinya akan bermanfaat.
Demikian itulah penjelasan mengenai tata cara, bacaan niat, besaran, dan manfaat zakat fitrah. Semoga bermanfaat! *



















