BANTEN RAYA – Seorang penjual gorengan di sekitar Ciceri, Kota Serang, mengaku menjadi korban peredaran uang palsu.
Dia baru menyadari uang pecahan Rp100 ribu yang didapatnya dari pembeli adalah uang palsu ketika ada pembeli lain yang menyatakan curiga dengan uang tersebut.
Pedagang yang biasa dipanggil Bu Kuat oleh para pelanggannya ini mengatakan, belum lama ini dia menerima uang palsu dari seorang pembeli.
Baca Juga: 5 Aplikasi Pengingat Jadwal Sholat, Buka Puasa, Imsak, Alquran Digital hingga Pendeteksi Arah Kiblat
Sekilas uang palsu tersebut tampak sama saja dengan uang asli dengan pecahan yang sama.
Namun ketika diteliti lebih seksama, maka akan terlihat perbedaan uang palsu ini dengan uang asli.
“Misalkan pas diraba alus. Kalau yang asli kan rada kasar,” ujar Bu Kuat, Jumat, 8 April 2022.
Baca Juga: Teks Ceramah Kultum Ramadhan Singkat 2022 Cara Menghilangkan Rasa Malas Ibadah
Selain itu, uang palsu yang dia terima juga mudah luntur, baik warna maupun gambarnya.
Ketika dia terawang ke tempat yang terang, gambar yang biasanya akan muncul seperti bayangan di bagian dalam uang, juga tidak terlihat.
Bu Kuat mengaku hanya bisa pasrah dengan ulah orang iseng yang membeli dagangannya menggunakan uang palsu.
Baca Juga: Ungkap Motif Pembunuhan sadis anak dan istri di Kabupaten Serang, Jenazah Korbah akan Diautopsi
Dia hanya bisa mengikhlaskan karena sudah tidak bisa lagi ditukar.
Ke depan dia akan lebih berhati-hati ketika menerima uang dari pembeli.
Terutama memeriksa permukaan uang yang kasar agar tidak lagi tertipu. ***



















