BANTENRAYA.COM – Sebanyak 14 orang ibu-ibu kelompok penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang diberi pelatihan pembuatan pembersih lantai.
Pelatihan pembuatan pembersih lantai untuk para emak-emak itu diharapkan dapat menambah perekonomian para KPM PKH.
“Kami Jadi mengadakan pelatihan pembuatan pembersih lantai,” ujar Pendamping PKH Desa Mongpok, Kecamatan Cikeusal Mahfudin, Minggu 3 April 2022.
Baca Juga: Harus Hafal, Ini Bacaan Bilal Sholat Tarawih dan Jawaban Jemaah
“Kebetulan di PKH itu ada modul ekonomi dalam pelaksanaan P2K2 (pertemuan peningkatan kemampuan keluarga).
Dalam memberikan pelatihan kepada para PKM PKH itu, Mahfudin menggandeng Desa Agro Indistri dan Agro Wisata.
“Satu kelompok ada 14 orang yang dilatih. Yang melatih dan menyiapkan bahannya pak adi. Waktu pelatihan pertama berhasil membuat 193 botol. Per botolnya 1 liter,” katanya.
Baca Juga: Arti Kata Lokotre yang Sebenarnya, Bahasa Gaul yang Sedang Viral di TikTok
Pembersih lantai yang diproduksi ibu-ibu KPM PKH tersebut diberi merek Citrol dan dijual per liter atau per botolnya Rp19.000.
“Saya sendiri sudah pakai dan baunya harum. Ada tiga varian, wangi aromaterapi, wangi sereh, dan wangi pinus,” ungkapnya.
Pelatih pembuatan pembersih lantai Adi Budiman mengungkapkan, bahan yang digunakan untuk membuat pembersih lantai terdiri dari minyak sereh wangi dan cairan pengikat minyak.
Baca Juga: Begini Spoiler Drama Korea A Business Proposal yang Akan Tayang Besok
“Seperti biasanya pada pembersih lantai, kita butuh bahan cairan yg bisa mengikat minyak kotoran di lantai saat dipel,” kata Adi.
Minyak sereh wanginya sendiri berfungsi sebagai aroma, pengusir nyamuk, lalat, dan serangga serta sebagai disinfektan alami pembunuh kuman.
“Proses pembuatannya mudah hanya mencampurkan dua bahan diaduk rata dan sudah jadi pembersih lantai,” ungkap alumni ITB itu.
Agar kegiatan pembuatan pembersih lantai berlanjut, Adi mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengembangkan menjadi usaha yang mandiri.
“Kebetulan di Desa Mongpok sedang di kembangkan budidaya sereh wanginya, jadi bahan bakunya sudah tersedia di desa. Produksi lainnya nanti ada sabun dan minyak gosok,” tuturnya. ***


















