BANTENRAYA.COM – Umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1443 Hijrah atau 2022 Masehi pasti power full, jika menerapkan konsep dasar tentang qolbu atau hati.
Konsep dasar qolbu yang dimaksud dr Zaidul Akbar salah satunya adalah dengan menahan hawa nafsu untuk tidak banyak mengkonsumsi, terutama makanan yang banyak mengandung gula dan lemak.
Hal ini disampaikan dr Zaidul Akbar melalui kanal YouTube dr Zaidul Akbar official yang diunggah pada 17 April 2020.
Baca Juga: Link Download Game Minecraft Dungeons, Khusus untuk PC Windows 10 dan 11
dr Zaidul Akbar mengatakan, dalam kondisi fasted atau berpuasa, insulin dalam tubuh akan menurun.
Namun sebaliknya bila banyak mengkonsumsi makanan, maka yang terjadi adanya peningkatan insulin.
dr Zaidul Akbar menjelaskan, ketika tidak ada makanan yang masuk tubuh, maka yang terjadi tubuh akan membakar simpanan gula dalam bentuk glikogen, tubuh akan membakar simpanan lemak.
Baca Juga: Simak Link dan Cara Cek Penerima BLT Minyak Goreng Rp300 Ribu dari Pemerintah akan Cair April 2022
Itu sebabnya tidak heran orang yang benar-benar mengikhlaskan niatnya untuk berpuasa pasti power full.
“Jadi Ramadhan itu kalau kita kembalikan ke konsep dasar tentang qolbu tadi adalah bulan bersih-bersih hormon,” ujar dr Zaidul Akbar.
dr Zaidul Akbar mengatakan, jika ingin bersih-bersih hormon, salah satu caranya makanlah tiga hingga lima butir buah kurma saat berbuka puasa untuk membatalkan puasa.
Baca Juga: Apa Hukum Menangis Ketika Sedang Berpuasa di Bulan Ramadhan? Begini Penjelasannya
“Abis itu gak usah makan lagi. Kalau sudah tanda lapar, berarti ada pengalihan bahan bakar dari gula ke lemak. Kalau lemak sudah dipakai power full nya luar biasa. Ini bisa dipakai, tapi ini tidak berlaku untuk orang kurus, nanti tambah kerempeng,” katanya.
Jika mau makan lagi nanti pada saat sahur. Otomatis selama 24 jam tubuhnya dalam keadaan fase puasa terus. Jika tips ini dilakukan akan berdampak positif pada tubuh.
Bagi laki-laki akan terjadi testostorennya akan naik. Bagi perempuan, karena dalam waktu 24 jam tubuhnya dibiarkan dalam kondisi fasting ted begitu hormon-hormonnya dia satu persatu seperti teriset.
“Kalau bapak-ibu terapkan pada bulan Ramadhan akan turun berat badannya. Pasti akan turun,” katanya.***

















