BANTENRAYA.COM – Menjelang Ramadhan, sejumlah kebijakan menuai sorotan dari masyarakat.
Mulai dari minyak goreng yang langka, dan ketika stok ada, harga menjadi mahal.
Dilanjut setelah itu solar pun menjadi langka dan pengendara terutama kendaraan niaga harus antre berjam-jam untuk mendapatkan solar.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Menantang Anaknya di Pertandingan Tinju Selanjutnya
Selain solar dan minyak langka, pemerintah juga memutuskan untuk menaikkan PPN atau pajak pertambahan nilai menjadi 11 persen per 1 April hari ini.
Tak hanya itu, Pertamax juga naik harganya dari Rp9.000 per liter menjadi Rp12.500 per liter.
Ustad Hilmi Firdaus angkat bicara mengenai hal ini.
Baca Juga: Tak Menyerah, Vicky Prasetyo Tantang Deddy Corbuzier di Pertandingan Tinju Selanjutnya
Ia menyindir yang sejumlah pihak yang menggampangkan kebijakan tidak prorakyat tersebut.
“Ujian orang puasa memang kesabaran…yg sabar yaa gaesss..” kata Ustad Hilmi di akun instagramnya @hilmi28.
“Ini saya kasih contoh ; harga minyak goreng mahal, yuk kita kurangi menggoreng, banyakin rebus, kukus, panggang dsb,” kata dia yang seperti menyindir Ketua Umum PDIP Megawati karena sebelumnya Mega meminta masyarakat tidak melulu menggoreng masakan.
Baca Juga: 3 lokasi Pengamatan Hilal Untuk Tentukan awal Ramadhan di Banten
“Harga bahan pahan meningkat, insya Allah makan 2 pisang akan mengenyangkan. Alhamdulillah,” kata Hilmi seperti menyindir Wapres Ma’ruf Amin yang sebelumnya sempat mengatakan masyarakat jangan terlalu tergantung dengan beras dan cukup makan pisang 2 buah.
“Harga Pertamax naik…ga usah beli mobil baru, beli mobil lama seken aja yg bisa pake pertalite…klo beli mobil listrik kan masih mahal. Atau bersabar, siapa tau nanti ada anak bangsa yg bisa buat kendaraan berbahan bakar air hujan, wah keren ini…karena masalah hujan, di negeri ini ada orang yg punya remotenya,” kata Hilmi. ***


















