BANTENRAYA.COM – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN sudah dibuka sejak kemarin, 23 Maret 2022.
Tetapi kamu masih bingung menentukan jurusan pertama dan kedua agar lolos? Simak terus artikel berikut ini.
Jika kamu ingin masuk kampus impian lewat jalur SBMPTN, tentu membutuhkan strategi yang harus dipersiapkan.
Misalnya menentukan jurusan pilihan pertama dan kedua saat daftar SBMPTN. Karena komposisi program studi juga sangat menentukan kelulusan.
Oleh karena itu, dilansir Bantenraya.com dari laman Zenius.com akan menyajikan
strategi lulus sekaligus cara memilih jurusan SBMPTN, yang bisa dimanfaatin biar peluang lolos lo makin besar.
Baca Juga: Contoh Soal TPA SBMPTN 2022 Lengkap dengan Pembahasannya
Memlih jurusan kuliah tentu tidak semudah yang dibayangkan, terlebih saat mendaftar SBMPTN.
Namun, yang terpenting memilih program studi harus disesuaikan dengan minat dan bakat yang terdapat dalam diri kamu.
Seperti yang diketahui sebelumnya jalur SBMPTN berbeda dengan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi).
Di mana pada jalur SNMPTN, yang mengharuskan kamu memilih PTN berdasarkan provinsi yang sama dengan sekolah.
Sedangkan SBMPTN, bebas menentukan jurusan dan PTN yang kamu inginkandi seluruh Indonesia.
Tapi, ada beberapa kriteria yang harus diikuti saat memilih jurusan SBMPTN, antara lain:
Dalam pendaftaran jalur SBMPTN kita diharuskan memilih dua jurusan yang diinginkan.
Jurusan pertama di SBMPTN adalah pilihan prioritas. Jadi, kamu harus menetukan jurusan di pilihan pertama sesuai dengan minat dan bakat.
Karenanya perlu persiapan agar l lebih maksimal untuk merancang strategi lulus SBMPTN demi jurusan tersebut.
Misalnya, kamu tertarik sama jurusan Saintek. Akan lebih baik, kalau lo pilih jurusan saintek SBMPTN sebagai pilihan pertama.
Pilih juga berdasarkan dengan prospek kerja yang kamu inginkan kedepannya hingga nanti, saat lulus bisa bekerja dengan hati riang gembira dan jadi scientist yang andal.
Selain itu, bisa juga pilih berdasarkan dengan tingkat persaingannya lebih ketat dari pilihan kedua. Cara mengetahui tingkat persaingannya, kamu bisa lihat dari jumlah pendaftar dan daya tampung jurusannya.
Semakin banyak jumlah pendaftar dan semakin sedikit daya tampung jurusannya, maka persaingan akan semakin ketat.
Pertimbangan memilih jurusan kedua tetap perlu didasari dengan peminatan, hanya saja kamu masih belum memiliki bakat yang maksimal di jurusan SBMPTN kedua tersebut.
Kemudian, kamu dapat memilih jurusan kedua ini dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan.
Misalnya, menyuki Logika Matematika dan memiliki keingintahuan yang besar dengannya, kamu bisa banget nih pilih Jurusan Matematika Terapan.
Pertimbangan lainnya untuk pilihan jurusan kedua adalah memilih jurusan yang tingkat persaingan dan nilai masuknya lebih luang atau sedikit lebih mudah dibandingkan pilihan jurusan pertama.
Kenapa pertimbangannya seperti itu? Tujuannya agar memaksimalkan peluang diterima pada pilihan kedua kalau gagal di pilihan pertama.***




















