BANTENRAYA.COM- Camat Purwakarta Kota Cilegon, Ikhlasin Nufus mulai terjun ke masyarakat usai dilantik menjadi Camat Purwakarta pada 23 Februari 2022.
Ikhlas sapaan akrabnya, baru saja mengunjungi salah satu rumah warga yang mengalami sakit di Lingkungan Sumampir, Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Senin 7 Maret 2022.
“Sejak dilantik Pak Wali (Walikota Cilegon Helldy Agustian) pada 23 Februari lalu, saya langsung ke Kantor Kecamatan. Saat ini koordinasi internal telah dilakukan,” kata Ikhlas ditemui di Kantor Camat Purwakarta, Selasa 8 Maret 2022.
Dikatakan Ikhlas, setelah koordinasi dengan internal Kantor Kecamatan Purwakarta, pihaknya berkunjung ke beberapa tokoh masyarakat di Purwakarta, kemudian para unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan.
Baca Juga: Tiga Kiyai Jadi Kandidat Ketua di Musda MUI Kabupaten Serang ke-VII
Pekan ini, Ia sendiri akan berkunjung ke Kantor Kelurahan yang ada di Kecamatan Purwakarta, di mana di Purwakarta ada enam kelurahan.
“Silaturahmi dengan unsur kepemudaan, mengunjungi masyarakat yang sakit sudah kita lakukan,” kata Mantan Kepala Seksi Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon ini.
Ikhlas mengaku telah mengunjungi salah satu warga bernama Marisa Wulandari, warga Lingkungan Sumampir, Kelurahan Kebon Dalem. Warga kurang mampu tersebut, mengidap penyakit diabetes.
“Kesehariannya hanya bikin jajan kalau ada pesanan, sementara suaminya buruh di Jakarta,” katanya.
Ikhlas menuturkan, setelah didatangi ke rumah, Marisa ternyata tidak memunyai BPJS Kesehatan.
Pihaknya juga memberikan bantuan secara cuma-cuma untuk meringankan beban kehidupa sehari-hari.
“BPJSnya enam tahun tidak bayar iuran, makanya perlu kita bantu, kita sampaikan ke Kader Posyandu dan Puskesmas Purwakarta agar segera mendapatkan penanganan warga kami,” katanya.
Ke depan, kata Ikhlas, Ia akan turun ke masyarakat melihat kondisi masyarakat yang perlu membutuhkan bantuan dari pemerintah.
Selain itu, kondisi infrastruktur umum juga akan menjadi perhatiannya.
Baca Juga: Kecamatan Bojong Jadi Zona Industri, Camat Yadi Undang Investor Tanamkan Modal
“Kami nanti akan meminta ke lurah, RT, RW, turun ke masyarakat, mendata permasalahan di warga agar segera ditangani pemerintah,” imbuhnya.
Kepala Puskesmas Kecamatan Purwakarta Sefi Sayeful mengatakan, pihaknya langsung terjun ke rumah Ibu Marisa setelah mendapatkan laporan dari Kecamatan Purwakarta.
Sebelumnya, Ibu Marisa telah didata oleh Puskesmas Purwakarta saat akan divaksin covid-19, namun yang bersangkutan gula darahnya tinggi karena menderita diabetes.
“Terkait dengan penanganan luka di kaki sudah kita tangani. Ketika hendak dirujuk terkendala BPJS karena iurannya sempat tidak bayar. Itu paling nanti kita minta kader posyandu atau kelurahan mengajukan ke Dinsos (Dinas Sosial Kota Cilegon) agar Ibu Marisa didaftarkan sebagai peserta BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran), nanti dibayarka oleh Pemkot Cilegon iurannya,” ucapnya. ***




















