BANTENRAYA.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), bersama Untirta Peduli memberikan bantuan logistik dan bantuan kesehatan berupa pengobatan gratis kepada warga yang terdampak banjir.
Bantuan pengobatan gratis diberikan kepada warga di sekitar Lingkungan Angsoka, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen dan Kawasan Banten Lama, Kota Serang.
Program bantuan pengobatan dilakukan guna menanggulangi dan mencegah adanya penyakit usai banjir melanda.
Dekan FK Untirta Siti Farida menyampaikan, berbagai penyakit rawan datang terjadi usai banjir datang seperti penyakit gatal-gatal dan lain sebagainya.
Saat di lapangan, memang banyak warga yang mengeluh akan gatal-gatal di beberapa bagian tubuhnya.
“Di sini kita memeriksa kesehatan warga. Sebab, setelah banjir itu rawan datang penyakit seperti diare, gatal-gatal dan lain sebagainya disebabkan paparan dari air banjir yang terkontaminasi bakteri,” tuturnya.
Baca Juga: Manokwari Tegang Pagi Ini, Jalan Diblokir Api dan Batang Kayu
Menuruti Farida, kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari berbagai pihak, seperti bagian Kerja Sama, Rumah Tangga dan Humas Untirta serta BPBD Provinsi Banten.
Di lokasi yang sama, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, Pengelolaan Keuangan, SDM dan Fasilitas Kurnia Nugraha menyampaikan, kegiatan ini salah satu bukti nyata Untirta ingin meringankan beban korban banjir.
Ia juga menyampaikan, dengan adanya peristiwa banjir ini, ke depan Untirta berencana menyiapkan relawan Untirta Peduli yang fokus untuk membantu masyarakat.
Baca Juga: Profil dan Biodata Lengkap DJ Una yang Viral Disawer Uang Ratusan Juta Saat Manggung di Sidrap
“Karena misi kita adalah bermasyarakat, sesuai dengan tridarma perguruan tinggi, jadi saya kira perlu membentuk relawan Untirta Peduli yang fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ketua Umum Badan Kenadziran Kesultanan Sultan Maulana Hasanuddin Banten, KH Ahmad Syadzili Wasii mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan di Untirta, khusunya Fakultas Kedokteran Untirta beserta mahasiswa yang membantu korban banjir di lingkungannya.
“Alhamdulillah kami berterima kasih banyak dengan bantuan pengobatan gratis ini. Semoga banyak manfaat bagi kita semua,” katanya. ***


















