BANTENRAYA.COM – Mulai 1 Januari 2020 harga rokok resmi mengalami kenaikan, hal ini terjadi usai Menteri Keuangan Sri Mulyani menyetujui terkait kenaikan tarif cukai hasil Tembakau (CHT).
Rata-rata tarif cukai rokok mengalami kenaikan sebesar 12 persen.
Naiknya tariff cukai rokok diharapkan dapat menurunkan prevalensi perokok untuk usia anak dan remaja mulai dari 10-18 tahun menjadi 8,83 persen.
Baca Juga: Hanamasa Tidak Halal Viral di Media Sosial dan Disebut Banyak Pakai Alkohol di Makanan
Presentase kemahalan rokok pun meningkat dari 12,7 persen menjadi 13,77 persen.
Harga jual eceran (HJE) untuk tiap golongan mengalami kenaikan pada harga per batang ataupun harga per bungkus.
Rokok memiliki perbedaan sesuai dengan jenisnya, perbedaan ini dilihat berdasarkan bahan pembungkus rokok, bahan baku yang digunakan, bagaimana proses pembuatannya dan juga penggunaan filter pada rokok.
Selain itu jenis rokok juga dilihat dari kadar nikotin dan tarnya.
Dilihat dari proses pembuatannya, rokok dibedakan menjadi beberapa jenis. Diantaranya ialah Sigaret Kretek Mesin, pada pembuatan nya menggunakan mesin. Bahan baku untuk jenis ini dimasukan ke dalam mesin pembuat rokok, Setelah itu akan menghasilkan rokok jenis batangan.
Untuk Sigaret Putih Mesin, pada proses pembuatannya dilakukan dari pelintingan, lalu dipasangkan filter, lalu dilekatkan pita cukai, dengan menggunakan mesin.
Baca Juga: Awas Banyak yang Salah Ketika Sujud dan Tidak Sah Salatnya, Ini Sujud yang Benar Kata Quraish Shihab
Sigaret Kretek Tangan, yaitu pada proses pembuatan jenis rokok ini dilakukan dengan cara digiling atau dilinting dengan tagan atau alat bantu sederhana.
Berikut rincian harga rokok mulai Januari 2022.
Sigaret Kreketek Mesin
Baca Juga: Profil Lengkap Agama dan Biodata Rio Ramadhan, Mantan Kekeyi yang Dikabarkan Meninggal Dunia
1. Sigaret Kretek Mesin golongan I
Tarif Cukai 985, naik sebanyak 13,9 persen.
HJE per batang sebesar Rp1.905
HJE per bungkus Rp38.100
2. Sigaret Kretek Mesin golongan IIA
Tarif Cukai 600, naik sebanyak 12,1 persen
HJE per batang sebesar Rp1.140
HJE per bungkus sebesar Rp22.800
3. Sigaret Kretek Mesin golongan IIB
Tarif Cukai 600, naik sebanyak 14,3 persen.
HJE per batang Rp1.140
HJE per bungkus Rp22.800
Sigaret Putih Mesin
1. Sigaret Putih Mesin golongan I
Tarif Cukai 1.065, naik sebanyak 13,9 persen
HJE per batang sebesar Rp2.005
HJE per bungkus sebesar Rp40.100
Baca Juga: Manchester City Kokoh Dipuncak Klasemen Sementara Liga Inggris
2. Sigaret Putih Mesin golongan IIA
Tarif cukai 635, naik sebanyak 12,4 persen.
HJE per batang sebesar Rp1.135
HJE per bungkus sebesar Rp22.700
3. Sigaret Putih Mesin golongan IIB
Tarif cukai 635, naik sebanyak 12,4 persen.
HJE per batang sebesar Rp1.135
HJE per bungkus sebesar Rp22.700
Baca Juga: Patung Cristiano Ronaldo di India Diprotes Warga, Ini Alasannya
Sigaret Kretek Tangan
1. Sigaret Kretek Tangan golongan IA
Tarif Cukai 440, naik sebanyak 3,5 persen
HJE per batang sebesar Rp1.635
HJE per bungkus sebesar Rp32.700
2. Sigaret Kretek Tangan golongan IB
Tarif cukai 345, naik sebanyak 4,5 persen.
HJE per batang sebesar Rp1.135
HJE per bungkus sebesar Rp22.700
Baca Juga: Update! Rio Ramadhan Mantan Kekasih Kekeyi Meninggal Dunia
3. Sigaret Kretek Tangan golongan II
Tarif cukai 205, naik sebanyak 2,5 persen.
HJE per batang sebesar Rp600
HJE per bungkus sebesar Rp12.000
4. Sigaret Kretek Tangan golongan III
Tarif cukai 115, naik sebanyak 4,5 persen.
HJE per batang sebesar Rp505
HJE per bungkus sebesar Rp10.100. ***



















