BANTENRAYA.COM – Berdasarkan data historis tahun 1990-2015 NTT (Nusa Tenggara Timur) telah tercatat sebanyak 135 kejadian gempa bumi dengan rentang skala magnitudo lebih dari 5 Ms.
Banyaknya kasus gempa bumi yang terjadi di daerah NTT tentu adanya faktor geografis yang mempengaruhinya.
Berikut ini penjelasan mengenai alasan mengapa NTT menjadi daerah rawan gempa bumi.
Baca Juga: Film Terbaru Rizky Nazar Sebelum Ditangkap, ini Sinopsis Love Knots dan Daftar Pemainnya
Gempa bumi merupakan fenomena alam yang disebabkan karena pergerakan lempeng bumi.
Fenomena alam ini tidak dapat diprediksi kapan terjadinya. Gempa bumi terjadi hampir di seluruh belahan dunia termasuk di Indonesia.
Salah satu daerah di Indonesia yang dikategorikan rawan terjadinya gempa bumi ialah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga: Aston Ekspansi ke Kota Serang, Bakal Bangun Hotel Dilengkapi Ballroom Kapasitas 1.000 Orang
Secara geografis NTT merupakan daerah yang diapit oleh dua zona penyebab gempa bumi, yaitu wilayah selatan merupakan tempat bertemunya lempeng Eurasia dan Indo-Australia secara subduksi dan di bagian utara terdapat patahan naik busur belakang (back arc thrust).
Karena kondisi tersebut membuat NTT menjadi daerah yang rawan terjadi gempa bumi.***



















