BANTENRAYA.COM- Tagar SAVENOVIAWIDYASARI masih menjadi trending di Twitter hingga saat ini lantaran karena kasus bunuh dirinya meminum racun sianida di dekat makam sang ayah di Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Mojokerto pada Kamis, 2 Desember 2021.
Apalagi, kasus bunuh diri Novia Widyasari Rahayu yang ramai diperbincangkan oleh warganet ini diduga depresi akibat perlakuan pacarnya yang seorang anggota polisi bernama Randy.
Novia Widyasari yang diduga memiliki nama lain Aulia Dinarmara Putri R, pernah curhat mengenai kondisinya dalam platfrom Quora.
Berikut curhatan Novia Widyasari atau NW yang dikutip bantenraya.com dari Quora.
“Dia (mama korban) membawa saya ke RSJ untuk berobat. Setelah pemeriksaan dengan Psikiater saya dirujuk untuk konseling ke Psikolog,” tulisnya dalam akun Quora miliknya.
Ia juga menulis bahwa dirinya mengalami depresi mayor setelah dibawa ke psikolog.
“Saya didiagnosa Depresi Mayor dan dianjurkan rawat inap namun saya menolak,” tambahnya.
“Saya tidak pernah berbicara. Saya hanya bisa menulis atau mengetik sesuatu yang ingin saya sampaikan. Itulah sebabnya kadang saya mengirimi mama pesan singkat,” tulisnya.
Setiap saat, Novia juga menulis bahwa dirinya sering mengirim pesan pada mamanya bahwa ia ingin mengakhiri hidupnya.
“Ma, aku takut. Aku pengen mati ma,” tulisnya.
Baca Juga: Ibu Novia Widyasari Rahayu Tolak Autopsi, Polda Jatim: Kita Tetap Lakukan Pendalaman
Di postingan Quora yang lain, ia juga memberikan pesan singkat kepada mamanya pada 28 November 2021.
“Mama, ikhlasin aku ya ma. Aku udah capek, nggak kuat, aku ketakutan sendiri tiap hari. Terimakasih untuk segala hal yang mama lakukan untuk aku. Aku minta maaf juga. Terimaksih mama. Aku sayang mama,” pesan terakhir Novia kepada mamanya.
Ia juga memberikan sedikit keterangan dalam pesan terakhir sebelum kematiannya tersebut.
“Saya sengaja nulis ini kemarin,” tulisnya pada awal postingan.
Baca Juga: Beri Tausiah Pelantikan, Ini Pesan KH Said Aqil Siradj untuk PCNU Kabupaten Serang
“Saya berniat pergi dari rumah dengan menggenggam 2 sianida yangg rencana akan saya minum dengan minuman varian red velvet kesukaan saya,”
“Saya akan meminumnya di daerah Paralayang. Jika saya mati, saya akan dikira kecelakaan,” sambungnya.
“Sebelum meminumnya saya ingin mengirim ini untuk mama,” tutupnya dalam pesan tersebut. ***















