BANTENRAYA.COM – Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyemprot Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Purwakarta yang main catur saat waktu luang.
Tidak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi menyindir habis para anggota DPRD Kabupaten Purwakarta mulai dari kebiasaan waktu luang harusnya dimanfaatkan turun ke lapangan sampai kondisi penampilan dan fisiknya.
Dedi Mulyadi bahkan sampai nyinyir dengan penampilan dan fisik anggota DPRD Kabutapen Purwakarta dengan melontarkan kalimat, sepatu mengkilap, perut buncit dan rambut kelimis membuat mereka enggan turun kebawah kepanasan dan kotor-kotoran.
Dikutip Bantenraya.com pada Senin 29 November 2021 dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, Dedi melakukan sidak di gedung DPRD Kabupaten Purwakarta.
Saat sidak Dedi mendapati 3 anggota DPRD Kabupaten Purwakarta yang merupakan Ketua dan Anggota Komisi III tengah asyik bermain catur menghabiskan waktu.
Melihat kondisi tersebut Dedi heran dan langsung menyemprot kelakuan para wakil rakyat itu. Bahkan, dirinya sampai nyinyir saat melihat kondisi dewan yang terlihat parlente.
“Wah anggota DPRD sepatu mengkilap, perut buncit dan rambut kelimis gimana kepanasan,” nyinyir Dedi melihat kondisi wakil rakyat yang parlente.
Dedi lantas memberikan ceramah, jika seharusnya sebagai anggota dewan melakukan pengecekan dan pengawasan yang dilakukan dinas – dinas sebagai para mitra kerjanya. Misalnya melihat kondisi jalan dan lainnya.
“Turun dong lihat berfungsi tidak dinas teknisnya, kebersihannya, infrastruktur jalannya,” kata Dedi.
Baca Juga: Moment Kebersamaan Ameer Azzikra dengan Larissa Chou: Dada Rasanya Sesak Lihat Ini
Lalu Dedi mengajak para anggota DPRD Kabupaten Purwakarta berjalan untuk kelapangan bersama dirinya.
“Ayo ikut dengan saya, kalau tidak mau saya skorsing,” tegasnya.
Sementara dalam video tersebut salah satu anggota DPRD Kabupaten Purwakarta mengelak jika dirinya tidak sering turun ke masyarakat dan mengawasi dinas. Namun, kebetulan saat Dedi datang dirinya bersama dua rekannya sedang santai-santai.
“Kebetulan saja pas akang datang kesini kita lagi santai-santai,” ungkap salah satu dewan menjawab Dedi yang menggumam jika dewan seharusnya turun lapangan dimana peristiwa itu terjadi bukan di ruangan. ***




















