BANTENRAYA.COM – Provinsi Banten hingga saat ini masih kekurangan dokter hewan. Padahal, keberadaan dokter hewan sama pentingnya dengan dokter umum.
Hal itu terungkap saat Musyawarah Kerja Cabang dan Halalbihalal Perkumpulan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten I yang digelar di Hotel Horison UPI Serang di Jalan Ki Masjong No.2 Kota Baru, Kota Serang, Minggu 20 April 2025.
Dalam musyawarah para dokter hewan itu terpilih Ari Mardiana sebagai Ketua PDHI Cabang Banten I periode 2025-2030.
Baca Juga: Libatkan Ratusan Personel, Pemprov Banten Bongkar Sisa Pagar Laut di Perairan Tangerang
Ari Mardiana mengatakan, 75 persen penyakit pada manusia disebab oleh hewan tipe zoonosis atau penyakit yang menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Sejumlah penyakit itu misalnya adalah flu burung, antraks, dan rabies.
“Karena itu, keberadaan doker hewan juga penting,” katanya.
Sayang, hingga saat ini jumlah dokter hewan masih sedikit. Berkaca pada dokter hewan di lingkungan Pemprov Banten misalnya, saat ini jumlahnya baru ada 9 orang atau baru 30 persen dari total kebutuhan sebanyak 35 orang. Akibatnya, pelayanan menjadi tidak akan optimal.
Baca Juga: Masuk Zona Merah Penyebaran Narkoba, Lurah di Pulomerak Diminta Rajin Monitoring Wilayahnya
“Kalau dokter hewan PNS di Pemprov Banten hanya ada 9 orang sementara kami punya laboratorium yang terakreditasi, punya rumah sakit hewan, sehingga ini jumlah yang sangat minimalis,” katanya.
Belum lagi bila menghitung kebutuhan di sektor swasta dan lainnya. Meski dari sisi jumlah dokter hewan masih kurang, namun PDHI terus bergerak di kesehatan hewan dan keamanan pangan yang menjadi tugas mereka.
Mendekati momen Idul Adha, pihaknya juga meminta semua dokter hewan agar kompak, berkolaborasi dengan pihak lain, dan mendedikasikan diri untuk menjaga kesehatan hewan di Provinsi Banten.
Baca Juga: Harga Kedelai Naik, Pengrajin Tahu Rumahkan Karyawan di Lebak
“Harapan kami semua dokter hewan bisa berkontribusi untuk mencapai target nasional dalam swasembada pangan sehingga apa yang dicanangkan oleh Pak Prabowo tercapai dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, saat ini jumlah dokter hewan di Provinsi Banten tercatat sebanyak 395 orang. Namun, melihat besarnya populasi ternak dan luasnya wilayah layanan, jumlah ini masih belum mencukupi.
“Masih banyak wilayah dan unit usaha peternakan, baik skala kecil, menengah, maupun industri besar, yang belum terjangkau layanan dokter hewan secara optimal,” kata Agus.
Baca Juga: Drakor Resident Playbook Episode 4, Berikut Link Nonton Sub Indo dan Spoiler Bukan di Dramaqu
Oleh karena itu, kata Agus, ini menjadi peluang besar bagi para dokter hewan untuk mengembangkan praktik mandiri, bergabung dalam industri peternakan, maupun menjadi bagian dari penguatan pelayanan publik sebagai ASN atau mitra pemerintah.
“Kami dari dinas sangat mengharapkan peran aktif dan sinergi dari PDHI Cabang Banten dalam mendukung program-program strategis pemerintah daerah,” tuturnya.
“Termasuk dalam pengendalian penyakit hewan, peningkatan mutu produk asal hewan, serta edukasi kepada masyarakat peternak,” ujar Agus. ***



















