BANTENRAYA.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP RI memastikan pengendalian dan pengawasan terhadap penggunaan obat dalam rantai produksi perikanan budi daya, yang dilakukan oleh unit kerja Badan Mutu KKP Banten.
Kepala Badan Mutu KKP Banten Ishartini menyatakan, pihaknya telah menyiapkan inspektur mutu berikut perangkat pengendalian dan pengawasan.
Badan Mutu KKP Banten merupakan otoritas kompeten sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan atau SJMKHP di Indonesia yang menangani sembilan sertifikasi perikanan, diantaranya terkait dengan obat ikan adalah Cara Produksi Obat Ikan Yang Baik (CPOIB) dan Cara Distribusi Obat Ikan Yang Baik (CDOIB).
Baca Juga: Baznas Banten Serius Atasi Stunting dengan Cara Ini
“Manfaatnya bukan hanya menjaga produktifitas budidaya tetapi sekaligus menjamin keamanan, mencegah efek negatif bagi konsumen maupun lingkungan,” kata Ishartini, Jumat, 14 Februari 2025.
Sertifikasi CPOIB dan CDOIB yang berada di lokus hulu rantai produksi budidaya pun sangat penting dan berdampak pada sektor hilir, terutama terkait isu residu obat dan AMR karena keduanya masuk dalam One Health yang berdampak bagi kesehatan manusia.
Kedua sertifikasi tersebut juga akan menentukan keberterimaan produk Indonesia di negara tujuan ekspor.
Baca Juga: Provinsi Banten Jadi Pelopor Manajamen Talenta ASN
Audit sertifikasi obat ikan di Banten
Belum lama ini Inspektur Mutu Badan Mutu KKP Banten melakuan sertifikasi CPOIB di PT Nugen Bioscience Indonesia.
Pengajuan CPOIB oleh pelaku usaha sangat mudah yaitu melalui OSS secara elektronik, selanjutnya tim mutu akan melakukan audit.
Senada dengan Ishartini, Kepala Kantor Badan Mutu KKP Banten Iromo menyatakan, pihaknya siap melaksanakan tugas melaksanakan inspeksi atau audit dalam rangka melaksanakan sertifikasi perikanan sesuai dengan standar dan NSPK untuk memastikan penerapannya pada level paling teknis dalam rantai produksi baik di hulu maupun hilir.
“Kami di daerah senantiasa mengikuti arahan Kepala Badan Mutu KKP untuk memberikan pelayanan prima dan profesional sebagai Inspektur Mutu demi kemajuan sektor perikanan melalui dampak positif dari produk perikanan yang bermutu serta aman konsumsi”, tegas Iromo.
Baca Juga: MI Al Jauharotunnaqiyyah Priuk Kota Cilegon Terima Makan Bergizi Gratis dari Krakatau Steel Group
Plt Kepala Kantor Tangerang Badan Mutu KKP Banten Anggoro yang mengamini pernyataan Iromo.
“Kami di Kantor Tangerang telah menyiapkan Inspektur Mutu yang kompeten dan profesional untuk melaksanakan audit obat ikan ini karena memang sangat penting bagi keberlanjutan kegiatan budidaya perikanan di Wilayah Banten sehingga produk yang dihasilkan berkualitas bagus, aman serta ramah lingkungan,” tutur Anggoro.
Salah satu Inspektur Mutu Obak Ikan pada Badan Mutu KKP Banten Adam Saba Anggara sejalan dengan Langkah Badan Mutu KKP Banten.
“Audit untuk memastikan proses produksi sesuai standar mulai dari bahan baku, fasilitas produksi, laboratorium uji mutu, gudang atau warehouse produk jadi, dan fasilitas pendukung lainnya termasuk sistem pengelolaan limbah,” terang Adam Saba Anggara yang juga dokter hewan ini.
Baca Juga: XL Axiata Gunakan Cloud Canggih dari AWS Untuk Tingkatkan AI
Sebelumnya Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono telah membentuk Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan atau dikenal sebagai Badan Mutu KKP.
Badan ini bertugas untuk menerbitkan sertifikasi hasil mutu produk perikanan dari hulu ke hilir untuk memberikan jaminan mutu serta keamanan hasil perikanan untuk konsumsi domestik maupun ekspor.***



















