BANTENRAYA.COM – Berbagai penelitian menunjukkan bahwa paparan sinar matahari dapat membantu mengatur metabolisme dan hormon yang mengontrol rasa lapar.
Pada akhirnya, paparan sinar matahari bisa berdampak pada berat badan dan kesehatan secara umum.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health mengungkapkan bahwa paparan sinar matahari dapat menurunkan risiko disfungsi kardiometabolik, seperti obesitas, diabetes tipe 2, dan hipertensi.
Baca Juga: Kunjungi SD Negeri Serang 2, Anggota DPR RI Furtasan Ali Yusuf Temukan Rombel Kelebihan Siswa
Selain itu, para peneliti menyatakan bahwa paparan sinar matahari secara teratur dapat membantu mencegah kenaikan berat badan, selain mengurangi risiko gangguan metabolisme lainnya.
Penelitian lain dalam Scientific Reports menemukan bahwa kurangnya paparan sinar matahari, terutama selama musim dingin, dapat memicu kenaikan berat badan.
Studi tersebut menunjukkan bahwa jaringan adiposa putih subkutan (scWAT), yang berperan melindungi tubuh dari kehilangan panas dan infeksi, dapat dipengaruhi langsung oleh paparan sinar matahari.
Baca Juga: Pengusaha Batu Bara di Kabupaten Serang Gelapkan Uang Perusahaan Sebanyak Rp428 Juta
Ketika jaringan ini tidak berfungsi optimal, risiko kenaikan berat badan meningkat.
Peter Light, PhD, Ketua Farmakologi di University of Alberta, Kanada, menjelaskan mekanisme ini lebih lanjut.
Ia menyebutkan bahwa cahaya biru dari sinar matahari, yang dapat menembus kulit hingga ke sel-sel lemak, menyebabkan tetesan lemak menyusut dan dilepaskan dari sel-sel tersebut.
“Dengan kata lain, tubuh kita menyimpan lebih sedikit lemak,” jelas Light, dikutip dari Pmjnews.com.
Baca Juga: Konser Gratis! Culinary Day Kota Tangerang 2024 Dimeriahkan Vierratale
Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, ia berpendapat bahwa cahaya yang mengatur ritme sirkadian melalui mata juga dapat memengaruhi sel-sel lemak di bawah kulit.
Dokter naturopati sekaligus kreator konten medis, Janine Bowring ND, turut membahas hal ini di unggahan TikTok-nya.
Ia merekomendasikan untuk sering berada di bawah sinar matahari spektrum penuh guna membantu menurunkan berat badan.
Baca Juga: Minta Prabowo Kaji Ulang, Megawati Kritik Anggaran Rp10 Ribu untuk Makan Bergizi Gratis
Selain itu, Bowring menekankan pentingnya tidur dalam kegelapan total dan mengurangi paparan cahaya setelah matahari terbenam.
Menurutnya, kebiasaan ini dapat mencegah resistensi leptin, sebuah kondisi yang membuat tubuh sulit membakar lemak berlebih akibat terlalu banyak terpapar layar.
Dengan memanfaatkan sinar matahari secara bijak, baik Light maupun Bowring sepakat bahwa ini bisa menjadi strategi alami untuk mendukung penurunan berat badan dan kesehatan metabolisme.***


















