BANTENRAYA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat besaran inflasi pada bula November 2024 sebesar 0,45 persen.
Angka inflasi di Provinsi Banten itu meningkat jika dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,14 persen.
Secara tahun kalender berjalan, inflasi Banten tercatat sebesar 1,38 persen dan secara tahunan Banten mengalami inflasi 1,90 persen.
Diketahui, dalam beberapa bulan terakhir ini Banten diterpa deflasi yang diduga disebabkan oleh daya beli masyarakat yang menurun.
Kepala BPS Provinsi Banten Faizal Anwar mengatakan, kondisi tersebut menggambarkan harga kebutuhan pangan berada di tingkat yang lebih rendah.
Akan tetapu, bukan berarti menjadi indikasi daya beli masyarakat mengalami penurunan.
“Tidak hanya melihat daya beli, inflasi ini bisa dikaitkan dengan tabungan,yang pasti inflasi terjadi karena daya beli kurang atau pasokan yang meningkat,” kata Faizal.
Adapun penyumbang utama inflasi bulan November 2024 secara bulanan adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil inflasi sebesar 0,36 persen.
Pada sisi deflasi, penyumbang utamanya ialah cabai rawit, beras, jengkol, timun, dan penyedap makanan.
“Sementara komoditas penyumbang utama inflasi secara umum selama tahuan antara lain ada emas perhiasan, kopi bubuk, nasi dengan lauk, sigaret kretek mesin (SKM), dan Minyak goreng,” papar Faizal.***

















