BANTENRAYA.COM – Ketua Tim Paslon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Nomor Urut 2 Robinsar-Fajar Hadi Prabowo, Rapih Herdiansyah menanggapi soal tingginya hasil survei Helldy Agustian-Alawi Mahmud.
Adapun survei yang menempatkan Helldy Agustian-Alawi Mahmud dirilis Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI).
Dimana, hasil survei yang menempatakn Helldy Agustian-Alawi Mahmud diurutan teratas tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi politik dari paslon lain untuk membentuk opini masyarakat.
Baca Juga: TINGGAL KLIK! Link Twibbon HUT Kabupaten Serang ke-498 Plus Sejarah Singkat Pembentukannya
Sebab, berdasarkan hasil survei yang dimiliki Tim Pemenangan Robinsar dan Fajar tingkat kekecewaan terhadap kinerja Helldy-Alawi cukup besar yakni 50 persen lebih.
Sebelumnya, dalam survei LKPI yang dilakukan pada periode 23 sampai 30 September 2024 dengan jumlah responden sebanyak 1.480 orang.
Metode yang digunakan yakni metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,49 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen, Helldy sangat unggul.
Baca Juga: Yamaha Fazzio Day, Ajak Anak Muda Rasakan Lifestyle Fazzio Hybrid
Dalam simulasi pertanyaan terbuka dengan pilihan top of mind jika pemilihan kepala daerah Kota Cilegon digelar hari ini hasilnya Paslon nomor urut 2 Helldy-Alawi paling tinggi sebesar 43,7 persen.
Sementara Robinsar-Fajar sebanyak 20,8 persen dan Isro-Uyun sebanyak 16,7 persen serta tidak memilih 18,8.
Pada simulasi pertanyaan tertutup hasilnya yakni Paslon Helldy -Alawi Mahmud dipilih sebanyak 53,4 persen.
Baca Juga: Job Fair Kota Tangerang 2024 Segera Dimulai Pekan Depan, 38 Perusahaan Ternama Ambil Bagian
Lalu Robinsar-Fajar sebanyak 22,2 persen, kemudian Isro-Uyun sebanyak 18,7 persen dengan 5,7 persen tidak memilih.
Rapih menyatakan, meski tentu saja survei itu merupakan metode ilmiah. Namun, ada jenis survei yang memang digunakan sebagai strategi yang dipublikasi dan ada yang itu untuk internal.
“Kita punya juga lembaga survei dan punya data dari LSI kemarin jelas bahwa 50 persen lebih itu warga tidak suka dengan kinerja,” tuturnya.
Baca Juga: Pertemuan Besar Kader PKS se-Tangerang Raya, ada Pemuda yang Rela Jalan Kaki 20 KM
“Itu versi LKPI dan sama-sama menggunakan lembaga survei itu adalah alat ukur akademik dan ilmiah yang memang memiliki metodenya,” kataya, Senin 7 Oktober 2024.
Rapih menjelaskan, pihaknya juga menggunakan Lembaga survei yang ternama dan tidak asing lagi bagi public seperti salah satunya LSI.
Namun, menurutnya ada survei untuk mengukur secara internal dan ada bagian dari strategi. hal itu biasa dalam politik.
Baca Juga: Catat! 16 Oktober Debat Perdana Pilgub Banten 2024
“Saya melihat itu bagian dari strategi pemenangan masing-masing, ada yang muncul dan itu bagian dari strategi politik untuk membentuk opini public,” ujarnya.
Saat ditanya soal berapa besar survei Robinsar dan Fajar, Rapih enggan menyampaikannya. Sebab, hal itu masih menjadi data internal.
Akan tetapi, dirinya memastikan jika hasilnya semakin membaik dan menggembirakan.
Baca Juga: Spoiler Jangan Salahkan Aku Selingkuh Episode 3B: Reyhan Ancam Dimas, Lisa Skakmat Anna
“Soal Robinsar -ajar semakin hari semakin membaik dan mengucapkan terimakasih kepada tim pemenangan terdiri dari dari 11 bidang dan termasuk kampanye penggalangan milenial dan gen z dan bidang perempuan,” ucapnya.
Menurutnya, dalam survei LKPI yang menunjukan nilai Robinsar rentan 20 sampai 22 persen adalah hal yang sangat menggembirakan.
Sebab, sebagai pendatang baru sudah cukup besar dan diyakini bisa menyaingi angka dari petahana.
“Hasil yang sangat menggembirakan jika kerja tim pemenangan dan maraton singkat juga cukup efektif dan ini tidak lepas dari kerja Pak Robinsar sebelum penetapan calon bersama dengan Pak Hadi Prabowo sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat,” jelasnya.
Dalam turun ke lapangan, papar Rapih, melakukan kerja nyata dengan membantu lingkungan, penanganan banjir di PCI.
“Membantu lingkungan dan terus aksi sosial dan nyata. Kemarin yang berlangsung penanganan banjir di PCI itu setiap turun hujan banjir langsung seperti sebelumnya aksi nyata,” pungkasnya. ***


















