BANTENRAYA.COM – Kantor Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Jabodabek Banten melaporkan, aktivitas investaor saham di Provinsi Banten mengalami pertumbuhan pada bulan Maret 2024.
Kepala OJK Jabodebek dan Banten Roberto Akyuwen mengatakan, aktivitas investor pasar modal di Banten mengalami pertumbuhan 13,16 persen secara tahunan menjadi 757 ribu single investor identification pada Maret 2024 naik dari 669 ribu SID periode yang sama tahun lalu.
“Adapun nilai transaksi bulanan saham oleh investor di Banten mengalami pertumbuhan sebesar 7,24 persen secara tahunan menjadi senilai Rp14,08 triliun pada Maret 2024,” jelas Robert dalam keterangan tertulis yang dikutip Bantenraya.com, Minggu 26 Mei 2024.
Baca Juga: Wisata Edukasi Kebun Kelinci Serang, Tiket Masuk Rp10 Ribu Per Anak
Pertumbuhan transaksi paling tinggi terhadi di Kabupaten Serang mencapai Rp1 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp0 atau naik 8.813 persen.
Sementara itu, nilai transaksi paling tinggi berada di Kota Tangerang mencapai Rp8,9 triliun.
Dalam rangka meningkatkan tingkat inklusi keuangan masyarakat di Jakarta dan Banten, KOJK bermitra dengan Pemerintah Daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD.
Baca Juga: Ace Hardware Serang Ajak Konsumen Hidup Sehat Lewat Poundfit
“Di mana seluruh, Kota dan Kabupaten di Jakarta dan Banten telah membentuk TPAKD,” jelas Robert.
Secara garis besar, terdapat empat program utama yang diimplementasikan oleh masing-masing TPAKD di Jakarta dan Banten, antara lain program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), program pemberdayaan UMKM, Ekosistem Keuangan Inklusifdan Green Economy.***















