BANTENRAYA.COM – Buat kamu para jurnalis ada kabar baik. Indonesia Corruption Watch (ICW) menyelenggarakan Anugerah Karya Jurnalistik Antikorupsi (AKJA) berhadiah Rp10 juta.
Namun, tidak semua jurnalis bisa ikut. AKJA tahun 2021 hanya diperuntukkan bagi wartawan di Banten dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Staff Kampanye Publik ICW Tamimah Ashilah mengatakan, dalam AKJA ini setiap jurnalis bisa mengirimkan karya jurnalistik bertemakan korupsi.
Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi, Putra Daerah Banten Pimpin Apdesi Pusat
Adapun karya yang dikirimkan bukan berupa hard news maupun feature melainkan liputan mendalam dan liputan investigasi.
“Pembukaan pendaftaran dan pengumpulan karya akan dimulai Senin, 20 September 2021 melalui website ICW di www.antikorupsi.org,” kata Mima saat konferensi pers AKJA yang digelar di Le Dian Hotel, Kota Serang, Minggu 19 September 2021.
Mima, panggilang akrab Tamimah menjelaskan, karya-karya yang masuk kemudian akan dinilai oleh tim juri yang terdiri dari aktivis, jurnalis senior dan praktisi media, juga internal ICW.
Baca Juga: Hasil MotoGP Minggu 19 September 2021, Bagnaia Berjaya di San Marino, Asapi Quartararo
Karya terpilih akan diumumkan di Hari Penganugerahan Karya Jurnalistik Antikorupsi bertajuk “Melawan Korupsi melalui Karya Jurnalistik” pada 22 Oktober 2021 mendatang.
“ICW berharap AKJA regional ini juga bisa melahirkan para champion dari kelompok jurnalis yang progresif,” ujar Mima.
Terdapat tiga kategori penghargaan dalam AKJA ini, yaitu Laporan Investigasi Terbaik, dan dua kategori lain Laporan Investigasi Favorit dari Banten dan Laporan Investigasi Favorit dari NTT.
Baca Juga: Berbagi! Atta Halilintar Umumkan 10 Orang yang Berhak Terima Transferan
Untuk Laporan Investigasi Terbaik akan mendapatkan hadiah Rp10 juta. Sementara untuk Laporan Investigasi Favorit dari Banten dan NTT masing-masing akan mendapatkan hadiah Rp7 juta.
“Pengumpulan karya jurnalistik akan dibuka mulai 20 September 2021 hingga 10 Oktober 2021, pukul 23.59 WIB,” kata Mima.
Proses penjurian karya akan dilakukan 11-13 Oktober 2021 dan pengumuman nominasi pada 21 Oktober 2021. Puncak acara malam penganugerahan AKJA akan diselenggarakan 22 Oktober 2021 secara hybrid (daring dan luring).
Baca Juga: Deddy Corbuzier Minta Maaf Soal ‘Olok-Olok’ Santri Penghafal Alquran: Saya Bodoh Banget
“ICW mengajak semua insan jurnalis dan media yang berada di wilayah Banten dan NTT untuk berpartisipasi mengirimkan karya jurnalis untuk mengukit AKJA Regional Banten dan NTT,” ujar Mima.
Dia mengatakan, satu orang bisa mengirimkan lima karya. Ketentuan lebih lanjut dan tata cara pendaftaran silakan baca di www.antikorupsi.org,” ujar Mima.
Koordinator Divisi Pengelolaan Pengetahuan ICW Wana Alamsyah mengatakan, AKJA merupakan ajang penghargaan dan wujud apresiasi ICW kepada para jurnalis yang turut melawan korupsi melalui karya jurnalistik.
Baca Juga: Mangkal di Kepandean, 10 Kupu Kupu Malam di Kota Serang Diamankan Polisi
Selain itu, AKJA merupakan upaya untuk mendorong keterlibatan jurnalis dan media dalam gerakan antikorupsi dengan menghasilkan karya liputan mendalam atau investigasi yang dapat membongkar skandal kejahatan korupsi.
“Keberadaan jurnalis dan media dalam pemberantasan korupsi jelas tidak dapat dipisahkan,” kata Wana.
Wana mengungkapkan, jurnalis dan media adalah garda terdepan dalam kerja-kerja antikorupsi dengan mengabarkan dan turut mengawasi jalannya pemerintahan bersama masyarakat sipil.
Baca Juga: Alun-alun Rangkasbitung Masih Ditutup untuk Umum
Karena itu, di tengah situasi kemunduran gerakan antikorupsi belakang ini, menjadi sangat penting memperkuat para jurnalis dalam memantau kebijakan publik.
“ICW melalui kegiatan AKJA berharap dapat memberikan stimulus bagi para jurnalis dan media agar tetap menghasilkan karya liputan mendalam atau investigasi yang berkaitan dengan kepentingan publik,” katanya.
Deny Surya Permana dari Banten Bersih mengatakan, AKJA ini merupakan ikhtiar dalam melawan korupsi.
Baca Juga: Pulang Sehabis Numpang Wifi Gratis, Dua Mahasiswa Dibegal Tiga Pria Bergolok di Lebak
Ajang ini menurut Deny adalah peluang besar bagi jurnalis di Banten untuk ikut dan menang dalam AKJA.
“Makanya sayang kalau jurnalis di Banten enggak ikut,” katanya. ***


















