BANTENRAYA.COM – Ribuan warga Papua memenuhi jalan raya saat mengarak jenazah eks Gubernur Lukas Enembe dari Bandara Sentani menuju STAKIN Jayapura, Kamis, 28 Desember 2023.
Dalam aksi penghormatan tersebut, warga secara bersama-sama membopong peti jenazah Lukas Enembe dengan jalan kaki.
Cuplikan singkat momen tersebut diabadikan melalui akun Instagram @net2netnews pada hari yang sama.
Dalam video tersebut terlihat peti jenazah Lukas Enembe dibopong secara beriringan oleh ribuan warga, seolah menjadi simbol penghormatan terakhir untuk mantan pemimpin mereka.
Proses pembopongan peti jenazah ini terjadi setelah acara penyambutan di VIP room Bandara Sentani.
Dugaan masyarakat mengeluarkan paksa jenazah dari ambulans dan memilih untuk membopongnya menjadi salah satu sorotan utama dalam peristiwa tersebut.
Seperti yang ditulis dalam video tersebut, yaitu “Masyarakat keluarkan paksa Jenazah Alm. Bp. Lukas Enembe dari Ambulans dan Memilkul menuju STAKIN”.
Pantauan Bantenraya.com di video tersebut, masyarakat semakin membludak sepanjang jalan raya.
Teriakan “Papua merdeka!” dan suara khas yang sering terdengar di Papua menggema seiring langkah mereka.
Baca Juga: Anies Baswedan Kena Tampar Saat Kampanye: Paspampresnya mana?
Diketahui Lukas Enembe sebelumnya divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta karena kasus suap dan gratifikasi senilai puluhan miliar rupiah.
Namun kematian beliau karena penyakit yang dideritanya membuat warga menggelar prosesi penghormatan.
Warganet turut berpartisipasi dalam berbagai komentar dan perdebatan di video tersebut.
Beberapa di antaranya heran mengapa jenazah seorang gubernur yang terbukti korupsi uang rakyat dibopong.
“Warganya sebenernya sadar ga ya? Mereka udah di korupsi, yg seharusnya untuk mensejahterakan masyarakat, atau keluarganya di korupsi dan sekarang malah iring iringan menuju pemakaman sambil membawa jasadnya, ” komentar akun @sudrajat_sujatmiko.
Sementara sebagian lainnya melihat aksi tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir atas kontribusi Lukas Enembe dalam memajukan Papua.
Baca Juga: Investasi di Pandeglang Seret, Bupati Irna Narulita Salahkan Pendemo
“Selama menjabat mungkin dampak positif terhadap masyarakat nyata, misalnya dari pekerjaan. Jadi bisa jadi itu alasan kenapa dia diagung-agungkan.” Komentar dari akun @znzvufo.
Diketahui jenazah akan disemayamkan di STAKIN Sentani, kemudian akan dibawa ke Koya Tengah untuk dimakamkan
Prosesi pemakaman ini menciptakan ruang diskusi luas di kalangan masyarakat, menggambarkan kompleksitas pandangan terhadap seorang tokoh publik yang mengakhiri perjalanannya di dunia ini.***


















