BANTENRAYA.COM – Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta, Aktivis Milenial, dan Relawan Gerakan Banten Nyata (GBN) meluncurkan motor dan mobil gemoy.
Motor dan mobil gemoy difungsikan untuk menyosialisasikan visi misi dan program kerja capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ke masyarakat.
Dengan mobil gemoy ini mereka akan turun ke tingkat kecamatan hingga kelurahan atau desa untuk menyapa masyarakat dan mempromosikan capres dan cawapres nomor urut 02.
Baca Juga: Jangan Cuma Janji, KPU Minta Pemkot Serang Realisasikan Asuransi BPJS Kesehatan Ad Hoc
Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Kopdar Pemilih Muda di Kota Serang, Banten, Minggu 24 Desember 2023.
“Fungsi mobil dan motor untuk canvassing ke tingkatan desa, untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan Prabowo-Gibran,” ujar Faisal Dudayef, Koordinator GBN.
“Fungsinya mobil itu untuk mendistribusikan APK dan lainnya, yang substansinya masyarakat lebih memilih Prabowo-Gibran karena lebih kreatif,” imbuhnya.
Baca Juga: Cara Bermain Combo Sinergi Archer di Magic Chess Mobile Legend
Gerakan Banten Nyata memiliki wilayah kerja di Banten, minus Tangerang Raya. Mobil satu unit serta motor lima unit itu, memiliki gambar karikatur Prabowo-Subianto di bagian belakangnya.
Sehingga saat berkendara, masyarakat dengan mudah melihat pasangan capres dan cawapres 2024, Prabowo Gibran.
Motor itu akan beredar di Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang untuk memperkenalkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ke masyarakat luas.
Baca Juga: Mahfud MD Sebutkan 21 Program Saat Debat Cawapres dan Rinciannya, Ada yang Familiar?
“Para tim kampanye kita yang menggunakan di tingkatan kecamatan dan desa untuk menyebarkan visi dan misi Prabowo Gibran,” ungkapnya.
Sementara GBN hanya ada di Banten barat, non Tangerang Raya. Kita maksimalkan di Banten barat,” jelas aktivis HMI ini.
Menurut Komandan TKN Fanta Arief Rosyid Hasan masyarakat Indonesia harus bisa memanfaatkan bonus demografi agar pada 2045 nanti bisa menjadi Indonesia Emas.
Momentum itu bisa dilakukan dengan memilih pemimpin masa depan yang baik dan memiliki visi misi jelas.
Bonus demografi memiliki dua konsekuensi, yakni Indonesia bisa jadi negara maju dengan memaksimalkan kesempatan itu atau jadi negara gagal dengan mengabaikannya.
“Tinggal kita pilih. Nah itulah kenapa kita konsekuen memilih pasangan 02, karena pasangan 02 ini yang benar-benar memanfaatkan periodesasi bonus demografi ini,” ujar Arief Rosyid Hasan saat hadir di acara Kopdar Pemilih Muda di Kota Serang.
Baca Juga: 10 Kode Voucher Shopee Hari Ini 24 Desember 2023, Diskon Gede di Akhir Tahun
Salah satu cara memanfaatkan bonus demografi dengan mencetak pengusaha muda baru. Saat ini, Indonesia baru memiliki sekitar 3,27 persen.
Sedangkan untuk menjadi negara maju, Indonesia membutuhkan sekitar 14 persen pengusaha.
Suksesnya pengusaha mencetak lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian, bisa terlihat dari Gibran Rakabuming Raka, baik saat menjadi pengusaha, hingga menjadi Walikota Solo.
Baca Juga: Viral Spanduk Gratis Parkir di Salah Satu Indomaret, Namun Tukang Parkir Tetap Nongkrong
“Jadi untuk semua syarat agar kita menjadi negara maju, untuk memanfaatkan bonus demografi itu hanya ada pada pasangan Prabowo-Gibran,” ujarnya. ***



















