BANTENRAYA.COM – Kejadian tragis terjadi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, setelah empat bocah berinisial V (6), S (6), Aa (3), dan Ak (1) ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah kamar.
Diduga kuat, ayah mereka, Panca Darmansyah, menjadi pelaku dalam peristiwa tersebut.
Pada lokasi kejadian, ditemukan pesan misterius bertuliskan ‘Puas bunda. Tx for all’ berwarna merah di lantai kamar.
Baca Juga: Nahkoda Tersambar Petir di Pulau Popole Pandeglang Ditemukan Tewas
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyatakan bahwa pihaknya akan mendalami lebih lanjut siapa yang menuliskan pesan tersebut dan apa maknanya.
“Pesan ini masih didalami, ditulis siapa dan menggunakan warna merah apa,” ungkap Ade Ary kepada wartawan yang dikutip Bantenraya.com dari Pmjnews.com.
Panca Darmansyah sendiri ditemukan terlentang di lantai kamar mandi dengan pisau di sekitar tubuh dan pergelangan tangannya yang berdarah.
Baca Juga: TERBARU! Promo KFC Desember 2023 Banyak Bonus, Super Promo Hemat 4 Potong Ayam Cuma RP50 Ribu
Polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan metode saintifik dan ilmiah untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi.
“Kami akan melakukan pemeriksaan laboratoris, olah TKP, dan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengungkap kasus ini,” tambahnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, menjelaskan bahwa polisi menduga pelaku dalam peristiwa tersebut adalah orang tua korban, yang juga berusaha untuk mengakhiri hidupnya.
Saat ini, pelaku sedang dalam penanganan medis.
“Sementara masih dugaan korban anaknya pelaku. Orang tuanya yang diduga sebagai pelaku mencoba untuk bunuh diri juga. Namun, saat ini masih bisa selamat dan dirawat di rumah sakit,” ujar AKBP Bintoro.
Meskipun begitu, polisi masih belum mengetahui penyebab pasti dari kematian empat bocah tersebut dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Mantan Pengacara Eks Suami Ditangkap Polisi, Respon Norma Risma Bikin Gagal Paham: Busett, Saya…
Situasi ini menyisakan banyak pertanyaan dan keprihatinan dari masyarakat terhadap tragedi ini yang mengejutkan.***

















