Senin, 2 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Ruang Tangkap Nelayan Binuangeun Terhimpit Aktivitas Tongkang Batubara

Aldi Setiawan Oleh: Aldi Setiawan
21 Januari 2025 | 15:51
Ruang Tangkap Nelayan Binuangeun Terhimpit Aktivitas Tongkang Batubara

Aktivitas nelayan di Muara Binuangeun, Kabupaten Lebak. Kiriman Warga

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Ruang tangkap nelayan Binuangeun, Kabupaten Lebak terhimpit aktivitas kapal tongkang pengangkut batubara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia atau HNSI Wanasalam, Kabupaten Lebak Toton Sopyan.

Toton menceritakan bahwa awalnya perairan Muara Binuangeun, Kabupaten Lebak merupakan surga bagi para nelayan.

Puluhan tahun, para nelayan hidup dari hasil tangkapan laut.

Namun, kehadiran kapal tongkang penyuplai batubara PLTU Pelabuhan Ratu di Sukabumi, Jawa Barat dan kapal pengangkut bahan baku semen ke PT Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah, Lebak membuat ruang tangkap nelayan tradisional tergerus.

Baca Juga: Kios Disegel, Pedagang Ikan Taman Sari Kota Serang Alami Kerugian Rp22 Juta Per Hari

Toton mengungkapkan, jalur tongkang kerap kali melewati zona tangkap nelayan. Tak hanya mengganggu aktivitas, kerap kali kapal tongkang berukuran besar juga merusak perlengkapan nelayan.

“Kapal-kapal tongkang sering melewati zona penangkapan ikan. Ya sering bikin kerusakan, kayak kapal, atau alat tangkap kita, jaring. Bahkan dulu pernah ada korban meninggal karena tertabrak. Tongkang yang ngangkut batubara ke PLTU Pelabuhan Ratu gitu atau kapal ke PT Cemindo di Bayah,” kata Toton kepada Bantenraya.com, Selasa, 21 Januari 2025.

Kondisi tersebut tak hanya sekedar mengganggu, namun nelayan mengaku rugi dan beberapa lainnya sampai bangkrut.

Toton mengungkapkan, setiap kejadian kecelakaan akibat aktivitas tongkang, nelayan tak selalu mendapat ganti rugi.

Baca Juga: DLH Kota Serang Sebut Penertiban Kios Pedagang Untuk Kembalikan Fungsi Taman Sari

Dalam hal ini, kata dia, pihak kapal hanya akan mengganti kerusakan nelayan jika nelayan memiliki bukti visual berupa dokumen foto ataupun video.

“Bahkan kapal saya sendiri pernah tertabrak dan kalau memang kita punya dokumen visual yang bisa dijadikan bukti, ya kapal pasti tanggung jawab. Tapikan lebih seringnya ya gak ada ganti rugi karena nelayan gak ada bukti itu,” terangnya.

Berdasarkan penjelasan Toton, zona penangkapan ikan bagi nelayan lokal di perairan sendiri sudah ditetapkan yakni 12 mil terhitung dari garis pantai. Kemudian diketahui, di lepas Pantai Muara Binuangeun terdapat Pulau Tinjil.

Dalam hal ini, terang dia lagi, yang paling terdampak akibat adanya jalur pelayaran tongkang ialah nelayan yang beraktivitas di antara Pulau Tinjil dan daratan utama Kabupaten Lebak.

Baca Juga: Timnas Indonesia Punya Emblem Baru, Ada Simbol Kebangkitan di Dalamnya

Dirinya menyayangkan tak adanya batas jelas antara jalur tongkang dengan wilayah penangkapan ikan nelayan di perairan Muara Binuangeun.

“Kita sudah sering mengadu dan mengeluh. Tapi katanya kapal tongkang itu diperbolehkan melewati sisi Utara Pulau Tinjil, terlebih kalau cuaca buruk atau badai. Tapi dampak buruknya ke kita,” terangnya.

Menurut Toton, ganti rugi kerusakan yang dilakukan oleh pihak kapal tongkang bukanlah win-win solution bagi nelayan.

Ia meminta kepada pemerintah untuk mempertegas batas antara zona tangkapan nelayan dengan jalur kapal tongkang atau setidaknya kapal-kapal tongkang diarahkan melewati sisi Selatan Pulau Tinjil.

BACAJUGA:

Museum Multatuli

Mengenal Museum Multatuli di Rangkasbitung, Museum Antikolonialisme Pertama di Indonesia

9 September 2025 | 10:49
Kebakaran peternakan ayam di Kampung Pasir Rangdu, Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak kebakaran pada Senin, 8 September 2025 dinihari. (Damkar Lebak)

Kebakaran Peternakan di Lebak, 8.500 Ekor Ayam Broiler Ikut Terpanggang

8 September 2025 | 11:54
pksl lebak

Lili Sugiyanto Pimpin PKS Lebak, Siap Perkuat Internal dan Capai Kemenangan di Pemilu Mendatang

7 September 2025 | 18:17
ular

Ular Kobra 2,5 Meter Muncul di Atap Rumah Warga Malingping, Satu Keluarga Panik

7 September 2025 | 16:46

Baca Juga: Jadwal Bioskop Trans TV 21 – 23 Januari 2025, Pecinta Film Action Wajib Nonton

“Permintaan-permintaan itu sudah sering disampaikan, ke DKP Provinsi, angkatan laut, dan ke pihak Syahbandar. Tapi ya respon mereka katanya tidak punya kewenangan,” tandasnya.***

Editor: Administrator
Tags: BatubaraBinuangeunNelayanTongkang
Previous Post

Kios Disegel, Pedagang Ikan Taman Sari Kota Serang Alami Kerugian Rp22 Juta Per Hari

Next Post

TPP Januari 2025 Tak Kunjung Cair, ASN Pemkot Cilegon Menanti Ketidakpastian

Related Posts

Museum Multatuli
Lebak

Mengenal Museum Multatuli di Rangkasbitung, Museum Antikolonialisme Pertama di Indonesia

9 September 2025 | 10:49
Kebakaran peternakan ayam di Kampung Pasir Rangdu, Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak kebakaran pada Senin, 8 September 2025 dinihari. (Damkar Lebak)
Lebak

Kebakaran Peternakan di Lebak, 8.500 Ekor Ayam Broiler Ikut Terpanggang

8 September 2025 | 11:54
pksl lebak
Lebak

Lili Sugiyanto Pimpin PKS Lebak, Siap Perkuat Internal dan Capai Kemenangan di Pemilu Mendatang

7 September 2025 | 18:17
ular
Lebak

Ular Kobra 2,5 Meter Muncul di Atap Rumah Warga Malingping, Satu Keluarga Panik

7 September 2025 | 16:46
bangunan liar
Lebak

Bangunan Liar di Rel Rangkasbitung-Jambu Ditertibkan, 15 Rumah Dibongkar Pemilik Secara Sukarela

7 September 2025 | 15:33
pungli
Lebak

Ada Dugaan Pungli Perekrutan Tenaga Kerja, Warga Sukamanah Geruduk Kantor Desa

7 September 2025 | 13:32
Load More

Popular

  • Seremonial purna tugas Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid Jumat (27/2/2026) dihadiri Gubernur Banten Andra Soni. (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)

    Pensiunnya Kepala Distan Banten Agus Tauchid Jadi Momentum Evaluasi Ketahanan Pangan Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Siapkan 50 Bus Mudik Gratis, Pendataran Segera Dibuka Via Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitra Strategis Pemerintah, Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Serang Periode 2026-2031 Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spoiler Undercover Miss Hong Episode 14: Jung Woo Setujui Kerja Sama dengan Geum Bo?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • POCO Siapkan X8 Pro dan X8 Pro Max, Ini Bocoran Speknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei Mate X7 Siap Rilis, Bawa Fitur Tahan Air dan Super Fast Charging 66W

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBMI Soroti Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Temukan Tidak Ada Flagman dan Foreman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

israel

Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

1 Maret 2026 | 21:35
Ilustrasi jalan minim penerangan. (Freepik.com/ wirestock)

Jalur Wisata di Provinsi Banten Masih Minim Penerangan

1 Maret 2026 | 20:34
Kondisi perbaikan jalan akses mudik lebaran yang hanya tambal sulam dengan pengaspalan. (Uri/banten raya)

Perbaikan Jalan Akses Mudik Cilegon Hanya Tambal Sulam, H-10 Diklaim Selesai

1 Maret 2026 | 20:27
Kondisi JLS yang tengah dilakukan pembangunan dan ditarget selesai pada H-10 mudik lebaran 2026. (Diskominfo Cilegon)

Perbaikan JLS Cilegon Ditarget H-10 Mudik Lebaran, Progres Diklaim Jalan 60 Persen

1 Maret 2026 | 20:21

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda