BANTENRAYA.COM – Bangunan Vihara Avalokitesvara yang masih dikunjungi oleh umat Tionghoa dalam perayaan Imlek di kawasan Banten Lama, diklaim turut berkontribusi cukup besar terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.
Ketua Rukun Warga 13 Kelurahan Banten, Ernawati mengatakan, meski memiliki kepercayaan yang berbeda dengan mayoritas umat Muslim di kawasan tersebut, namun kehadiran Vihara Avalokitesvara yang disokong oleh para donatur dinilai meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
“Banyak sekali misalnya donatur yang memberikan bantuannya disalurkan untuk yatim piatu, bedah rumah, dan semua warga Pamarincang jadi karyawan disini warga cari rezeki lah disini,” kata Ernawati kepada awak media, di Jalan Tubagus Raya, Banten, Kasemen, Kota Serang, Rabu 29 Januari 2025.
Ia melanjutkan, dalam satu tahun ini, pihak Vihara Avalokitesvara Banten sudah membangun sebanyak empat unit rumah bagi masyarakat di sekitar Vihara untuk tempat tinggal yang layak.
“Khusus yang saya ketahui, sudah melakukan serah terima kunci empat unit rumah, dengan catatan warga tersebut memang kurang mampu, kalau ditotal harga rumah 1 unitnya itu Rp100 jutaan lah,” papar Ernawati.
Baca Juga: Bulan Kawalu, Kawasan Baduy Dalam Ditutup 3 Bulan
Pemandangan ini juga menjadi simbol kerukunan dalam kehidupan umat beragama di Banten Lama, yang sarat akan jejak sejarah sejak zaman dahulu.
“Sebagai orang Islam kita harus sama saling menghargai, sejak jaman nenek moyang kita bisa dikatakan juga sebagai saudara meski berbeda keyakinan namun mereka juga siap menolong kita kapanpun 24 jam, itu diberikan secara merata, tidak melihat agamanya apa baik kaya atau tidak,” cakapnya.
Sementara itu, pengelola Vihara Avalokitesvara Phalin mengatakan, masyarakat yang berkunjung saat momen Imlek terbilang cukup banyak, sebab umat Tionghoa yang datang berasal dari berbagai daerah diluar Kota Serang.
“Ada yang dari Tangerang, Jakarta, semua pada datang kesini untuk ibadah, selain karena memang ini terkenal sebagai Vihara tertua juga di Banten,” paparnya.
Guna menunjang sarana ibadah para umat Konghucu dan etnis Tionghoa tersebut, pihaknya juga menyiapkan dupa, lilin, hingga burung yang akan dilepaskan sebagai salah satu tradisi Imlek.
Baca Juga: Demi Hobi Mobil Remote Control, Pemuda Banten Rela Rogoh Kocek Puluhan Juta Rupiah
Sebagai informasi, Vihara Avalokitesvara menjadi salah satu tempat yang selalu ramai dikunjungi. Vihara tertua di Banten tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 1.000 orang yang akan merayakan Hari Raya Imlek nanti.
“Yah kalau biasanya sih sampai 15 hari kedepan juga pengunjung terutama yang mau ibadah akan ramai di Vihara ini,” kata Phalin. (***)



















