Selasa, 17 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Selasa, 17 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Pemprov Banten Masih Punya 200 ribu RTLH dan 825 Kawasan Kumuh

Akhmad Raffi Oleh: Akhmad Raffi
22 Januari 2025 | 06:00
Pemprov Banten Masih Punya 200 ribu RTLH dan 825 Kawasan Kumuh

Ilustrasi Pemukiman Kumuh. Dok. Rafi/Banten Raya

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

 

BANTEN RAYA.COM – Kawasan kumuh dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Hingga saat ini, tercatat luas kawasan kumuh di Banten mencapai 825 hektare, sementara jumlah RTLH mencapai 200 ribu unit yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Kondisi ini menunjukkan masih banyak warga Banten yang hidup dalam keterbatasan, baik dari segi hunian maupun lingkungan permukiman.

BACAJUGA:

IMG 20250909 WA0008

Budi Rustandi Tidak Restui Nanang Saefudin Hijrah ke Pemprov Banten

9 September 2025 | 08:20
puluhan ribu pelajar di Kota Serang belum dapat MBG

74.166 Pelajar di Kota Serang Belum Menerima Manfaat MBG

7 September 2025 | 22:05
gusdurian

GUSDURian Serang Raya Resmi Ganti Koordinator, Presidium Baru Siap Dorong Gerakan Pemuda Lintas Iman

7 September 2025 | 15:28
Branch Office BRI Serang

Branch Office BRI Serang Sambut HPN 2025 dengan Beragam Promo

7 September 2025 | 13:37

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten, Rachmat Rogianto, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya mengurangi kawasan kumuh dan jumlah RTLH setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

“Untuk kawasan kumuh seluas 825 hektare, kami telah menganggarkan sekitar Rp50 miliar untuk penanganannya,” kata Rachmat, Selasa (21/1/2025).

Rachmat menyampaikan, upaya ini mencakup pembangunan infrastruktur dasar melalui program Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU), seperti jalan lingkungan, dengan anggaran mencapai Rp300 miliar.

Sementara itu, kata dia, untuk mengatasi 200 ribu RTLH, Pemprov Banten hanya mampu membangun 250 unit rumah per tahun melalui APBD provinsi.

Baca Juga: Pemkot Cilegon Raih Nilai Tertinggi Penilaian Pelayanan Publik

“Kalau dari APBD provinsi, rata-rata memang segitu setiap tahun. Namun, ada tambahan bantuan dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, mayoritas RTLH berada di Kabupaten Pandeglang dan Lebak, yang merupakan daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Banten.

Ia mengatakan, sinkronisasi data antara Dinas Perkim Provinsi dan kabupaten/kota menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan program pengentasan kawasan kumuh dan RTLH berjalan efektif dan tidak tumpang tindih.

“Kami sedang menyatukan data agar penanganan menjadi terpadu. Pusat, provinsi, dan kabupaten/kota harus berkontribusi secara sinkron,” ucapnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten, A Damenta, menekankan bahwa. penanganan kawasan kumuh dan RTLH merupakan bagian dari komitmen Pemprov Banten untuk memenuhi layanan dasar masyarakat. Dalam penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2025, Dinas Perkim mendapat alokasi anggaran sebesar Rp521 miliar, salah satu yang terbesar di antara SKPD lainnya.

“Kawasan kumuh dan RTLH adalah persoalan mendasar yang harus dituntaskan. Anggaran besar ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang masih tertinggal,” tegas A Damenta.

Baca Juga: Pemkab Serang Genjot Produksi Jagung, Guna Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

“Perbaikan kualitas lingkungan permukiman tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya. (***)

Editor: Administrator
Tags: BantenKawasan KumuhpemukimanPerkim
Previous Post

Pj Walikota Serang Nanang Saefudin Minta DKM Masjid Agung Ats Tsauroh Undang Kiyai Lokal Jadi Penceramah Pengajian Rutin

Next Post

Pemda Diminta Ketat Mengawasi dan Berikan Sanksi Tegas untuk Mengatasi Fluktuasi Harga Minyakita

Related Posts

IMG 20250909 WA0008
Kota Serang

Budi Rustandi Tidak Restui Nanang Saefudin Hijrah ke Pemprov Banten

9 September 2025 | 08:20
puluhan ribu pelajar di Kota Serang belum dapat MBG
Daerah

74.166 Pelajar di Kota Serang Belum Menerima Manfaat MBG

7 September 2025 | 22:05
gusdurian
Kota Serang

GUSDURian Serang Raya Resmi Ganti Koordinator, Presidium Baru Siap Dorong Gerakan Pemuda Lintas Iman

7 September 2025 | 15:28
Branch Office BRI Serang
Kota Serang

Branch Office BRI Serang Sambut HPN 2025 dengan Beragam Promo

7 September 2025 | 13:37
Prof Tihami
Daerah

Kabar Duka! Prof Tihami, Guru Besar UIN SMH Banten Tutup Usia di Usia 74

5 September 2025 | 14:47
Sekda Kota Serang
Daerah

Sekda Kota Serang Langsung Tantang Kepala Dindikbud yang Baru, Sukseskan Serang Cerdas

4 September 2025 | 21:16
Load More

Popular

  • Agnes Jennifer

    Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buntut Nimbrung di Unggahan Mengarah Pelecehan, Agung Karmalogy Minta Maaf dan Akui Kapok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Isu Dugaan Praktik Pungli Pencairan Dana Sertifikasi Guru Agama, Kemenag Kota Tangerang: Itu Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arema FC Vs Malut United FC, Misi Bangkit Singo Edan Pasca Idul Fitri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GRATIS! Link Download Logo Milad ke-62 IMM 2026, Lengkap dengan Filosofinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ika FH Untirta dan Komnas PA Berikan Penyuluhan Hukum Kepada Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjaga Lintasan Kereta Api Dipatok Ular Tanah, Budi Rustandi Langsung Menjenguk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selain Klaim Penyakit TBC Bisa Diobati dengan Herbal, Ini Deretan Kontroversi Influencer Bude Wellness

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda