BANTENRAYA.COM – Puluhan pedagang dan dua pangkalan ojek di Simpang Tiga Sumampir, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon digusur.
Kini pedagang dan pangkalan ojek yang sudah ada 30 tahun lalu tak lagi memiliki tempat mangkal dan berjualan.
Ina salah seorang pedagang dan pemilik warung kopi di Simpang Tiga Sumampir menyatakan, dirinya sudah hampir 20 tahun berjualan.
Baca Juga: Lengkapi Surat Berkendara Gaes, Mulai Besok Polres Cilegon Laksanakan Operasi Patuh Maung
“Saya sudah menempati warung di sini (Simpang Tiga-red) 20 tahun,” ujarnya Minggu 13 Juli 2025.
“Saya membeli bangunannya. Sekarang digusur yah pasrah saja. Karena memang tanahnya milik KS (Krakatau Steel),” katanya.
Ia menjelaskan, informasinya lahan yang sudah digusur tersebut akan dijadikan taman, serta trotoarnya akan diperlebar dan dihias seperti taman simpang depan landmark.
“Katanya kalau trotoar nanti akan ada lampu hias. Kalau lahannya akan dibuat semacam taman,” jelasnya.
Ina menyatakan, sudah ada 4 kali surat yang diterima dirinya untuk pindah. Namun, seharusnya pembongkaran itu baru dilakukan pada besok Senin 14 Juli 2025 nanti.
“Kalau suratnya itu harusnya besok dibongkar. Tapi sejak tanggal 12 kemarin karena alat berat sudah ada langsung di bongkar,” ucapnya.
Baca Juga: Harapan Besar Menteri Agama untuk Banten Soal Toleransi Beragama: Di Sini Lahir Banyak Ulama
Sekarang, jelas Ina, masih menunggu arahan dari RT setempat. Jadi sekarang berjualan saja dengan meja seadanya.
“Kalau kata pak RT jualan ada seadanya dulu. Sampai nanti ada tempat,” paparnya.
Sementara itu, Hasan salah satu tukang ojek pangkalan di Simpang Tiga Sumampir menjelaskan, pangkalan tersebut sudah ada 33 tahun lalu.
Kini ada sekitar 10 sampai 15 tukang ojek saja yang masih mangkal dan menjadikan pangkalan yang sekarang digusur tempat istirahat.
“Namanya orang kecil kita mah, jadi terima saja. Nanti dilihat saja seperti apa nantinya,” ucapnya.
Hasan menyampaikan, sekarang tetap mangkal dengan kursi yang ada. Meski tempat untuk duduk dan lainnya sudah dibongkar alat berat.
Baca Juga: 3 Link Twibbon Peringatan Hari Pajak Nasional 2025, Desain Keren dan Kekinian
“Yah tetap mangkal. Karena ini urusan perut yah. Jadi tetap mangkal meski pangkalan sudah di bongkar,” pungkasnya. ***

















