BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Robinsar memastikan program bebas kendaraan dan festival Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan terus berlanjut.
Ia mengatakan, dirinya telah meresmikan program bebas kendaraan dan festival UMKM pada apel pagi di Alun-Alun Kota Cilegon bersama dengan seluruh pegawai Pemkot Cilegon.
“Alhamdulillah hari ini launching program bebas kendaraan dibarengi juga dengan launching program festival UMKM ya,” kata Robinsar kepada Banten Raya, Rabu 21 Mei 2025.
Menurutnya, kedua program tersebut merupakan masuk dalam program prioritas 100 hari Robinsar-Fajar sebagai Walikota Cilegon dan Wakil Walikota Cilegon.
“Tentu ini sesuai dengan visi misi kami yang berkelanjutan, kalau program bebas kendaraan untuk membuat alam nyaman dan go green ya,” jelansya.
Baca Juga: Soroti Pengadaan Obat dan Mamin di RSUD, Dewan Sebut Dinkes Kurang Cermat
Ia berharap, program bebas kendaraan tersebut cepat atau lambat dapat berjalan secara efektif dan juga diikuti oleh yang lainnya.
“Ya walaupun saat ini program bebas kendaraaan ini sifatnya hanya untuk ASN saja, semoga ini bisa jadi role model untuk yang lain kedepannya,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dinkop-UKM Cilegon Heryati mengungkapkan, festival UMKM tak jauh berbeda dengan konsep Jumat Jajan di lingkungan MPP Pemkot Cilegon.
Festival UMKM telah melibatkan 30 UMKM untuk dapat serta berjualan di Alun-Alun Kota Cilegon.
“Ini konsepnya sama dengan jumat jajan sebetulnya dari jam 07.00 sampai dengan 12.00 WIB, tapi di festival UMKM ini kita utamakan yang memiliki tenda yaitu 30 UMKM,” ungkapnya.
Program tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada setiap bulan, namun bertepatan dengan hari pelaksanaan program bebas kendaraan.
Baca Juga: Murid Berkebutuhan Khusus SKh Negeri 1 Lebak Unjuk Gigi Lewat Seni
“Direncanakan memang setiap bulan ya, nanti bersamaan dengan program bebas kendaraan,” pungkasnya. (***)

















